Senin, 21 Jumadil Akhir 1435 / 21 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Tsunami Mentawai Munculkan Kapal Harta Karun

Rabu, 15 Desember 2010, 13:30 WIB
Komentar : 0
Antara
Mentawai menyapu Pantai Pagai Selatan
Mentawai menyapu Pantai Pagai Selatan

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG--Nelayan di Pulau Pagai Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat menemukan bangkai kapal kuno bermuatan barang-barang antik diduga peninggalan abad ke-14 yang terseret ke perairan pantai oleh gelombang tsunami pada 26 Oktober 2010.

Kapal itu ditemukan nelayan yang tengah menyelam mencari ikan hias di perairan laut pesisir Pulau Sandiang, Kecamatan Pagai Selatan, mentawai, kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, Ir Yosmeri, Selasa (14/12).

Bangkai kapal dengan panjang 20 meter dan memiliki satu tiang utama yang masih utuh itu ditemukan nelayan pada kedalaman 18 meter di bawah permukaan laut, tambahnya.

Menurut dia, dalam kapal ditemukan sejumlah barang antik berupa keramik dan kendi-kendi kuno peninggalan Dinasti Sun China abad ke-12 sampai ke-14.

Yosmeri mengatakan, diduga bangkai kapal itu sebelumnya tenggelam di dasar laut Samudra Hindia yang kemudian terseret gelombang tsunami ke perairan laut Pulau Pagai Selatan dan terdampar di bawah laut sekitar Pulau Sandiang.

Mendapat laporan temuan bangkai kapal itu, DKP Sumbar telah memerintahkan DKP Kepulauan Mentawai melakukan pengamanan di sekitar laut tempat kapal itu ditemukan untuk menghindari aksi pencurian dari pihak-pihak lain, tambahnya.

Lokasi harus diamankan, karena sesuai ketentuan hukum, keberadaan kapal dan muatannya yang tenggelam di perairan laut Indonesia berada dalam penguasaan negara melalui Departemen Kelautan dan Perikanan RI, tegasnya.

Ia menyebutkan, pihak DKP Sumbar juga sudah melaporkan ke Dirjen KP3K Departemen Kelautan dan Perikanan RI dan diharapkan pusat segera menurunkan tim ke lokasi.

Yosmeri mengatakan, sesuai ketentuan barang muatan kapal tenggelam dikuasai negara dan bisa dilelang yang hasilnya masuk ke kas negara.

Redaktur : Stevy Maradona
Sumber : Antara
Barangsiapa ingin disenangi Allah dan rasulNya hendaklah berbicara jujur, menunaikan amanah dan tidak mengganggu tetangganya( (HR. Al-Baihaqi) )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  bebey Selasa, 27 Desember 2011, 20:22
berfikir lebih rasional dunk pak ,, masak di lelang, untung di kasi tau bahwa harta karun itu ada, kalaw tdk apa tanggapan mu pak,,, lbh baek nikmati bersama2 tupun g harta kita kan,
  udi Minggu, 3 Juli 2011, 22:26
sunami dtng pejabat hilang,harta karun datang mau dilelang,mga duitnya g melayang
  udi Minggu, 3 Juli 2011, 22:23
sunami datang pejabat hilang,harta karun datang mau dilelang.terlalu mg duitnya gag melayang
  busthomy Minggu, 19 Desember 2010, 11:54
Harta korun yg dilelang hrs fure dinikmati ama org yg kena musibah tsunami Mentawai itu sendiri,n itukan berkah dr yg maha kuasa,daripade msk khas ikan Asin hayooooch.......?.Hidup Ujang Bahim(Irfan Bachdim)....!!!
  vina Minggu, 19 Desember 2010, 11:52
mending d jual sndri sma yg nemuin, dri pda d beri ama pemerintah ga JELAS...enak di loe ga enak d gue dunk