Jumat , 10 December 2010, 05:47 WIB

Kejati Banten Baru Berhasil Amankan Rp 119 Miliar Hasil Korupsi

Rep: Muhammad Fakhruddin/ Red: Siwi Tri Puji B
Provinsi Banten
Provinsi Banten

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG--Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Banten, Mukri, mengatakan, hingga kini Kejati Banten baru berhasil menyelamatkan Rp 119 miliar keuangan negara dari penanganan kasus korupsi. Rinciannya, Rp 117 miliar uang negara berhasil diselamatkan dari kasus korupsi pemberian pinjaman uang kepada nasabah fiktif yang terjadi di Bank BRI Syariah Cabang Serang yang berpotensi merugikan keuangan negara hingga Rp 212 miliar. "Sedangkan Rp 2 miliar sisanya, berhasil diselamatkan dari kasus-kasus korupsi yang ditangani oleh Kejari se-Banten," kata Mukri.

Potensi kerugian negara yang disebabkan korupsi di Banten kemungkinan jauh lebih besar dari yang berhasil diselamatkan. Kejati Banten baru mendata potensi kerugian keuangan negara yang bisa diselamatkan dari perkara korupsi yang ditangani oleh Kejati Banten dan kejari se-Banten.

Antara lain, Rp 8 miliar dari kasus korupsi yang tengah ditangani Kejati Banten, Rp 10 miliar dari 5 kasus korupsi yang tengah ditangani Kejari Cilegon, Rp 200 juta dari dua perkara yang tengah Kejari Serang, Rp 5,5 miliar dari 7 perkara yang ditangani Rangkasbitung, Rp 1,6 miliar dari 6 perkara yang ditangani Kejari Tigaraksa, Rp 788 juta dari 3 perkara korupsi yang ditangani Kejari Pandeglang, dan Rp 1,5 miliar dari 17 perkara yang ditangani kejari Tangerang.

“Namun kami belum bisa memastikan berapa besar keuangan negara yang bisa diselamatkan. Karena kasus –kasus ini belum memiliki kekuatan hukum tetap,” kata Mukri.