Jumat, 18 Jumadil Akhir 1435 / 18 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Puluhan Polisi dan TNI Bentrok di Pagaralam

Rabu, 01 Desember 2010, 22:15 WIB
Komentar : 0
Ilustrasi
Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,PAGARALAM--Puluhan polisi dari Resor Pagaralam, Sumatra Selatan, bentrok dengan anggota TNI, Rabu (1/12) sekitar 01.00 WIB, dan menyebabkan satu orang terluka. Bentrokan terjadi di depan Kantor Polsek Pagaralam Selatan, Dusun Nendagung, Kelurahan Nendagung, Kecamatan Pagaralam Utara.

Seorang anggota TNI dari kesatuan Angkatan Laut mengalami luka cukup serius sehingga harus dirawat di rumah sakit. "Kemungkinan hanya salah paham saja dan maklum semuanya masih usia muda, sehingga hanya persoalan sedikit saja menimbulkan emosi yang tidak terkendali," kata Danramil 405-10 Pagaralam Kapten Kav Bimantara, Rabu (1/12).

Menurut dia, keributan berawal ketika Rian, anggota Polres cekcok dengan Kiki anggota TNI yang kebetulan sedang cuti. "Kemungkinan ada kesalahpahaman akhirnya keduanya terjadi perkelahian, kebetulan saat kejadian ada anggota polisi lainnya juga ikut menyerbu," ungkapnya.

Dia menduga keributan berpangkal dari urusan perempuan dan keduanya tidak dapat menahan diri sehingga bentrokan tidak bisa dihindari. "Semuanya sudah selesai dan sudah kita damainkan, bahkan Kapolres Pagaralam AKBD Abdul Sholeh ikut mendamiakan mereka," katanya.

Kapolres Kota Pagaralam AKBP Abdul Sholeh mengatakan perselisihan itu hanya salah paham saja dan sudah didamaikan. "Kebetulan mereka masih ada hubungan keluarga," kata Abdul.

Reporter : Antara
Redaktur : Budi Raharjo
“Senyummu di hadapan saudaramu (sesama muslim) bernilai sedekah bagimu((HR. Tirmidzi dan Ibnu Hibban).)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  slamet budi Minggu, 4 Desember 2011, 19:41
aku selalu dukung TNI,karena musuh besar tni bukanlah penjajah melaikan polisi yang selalu sombong dan arogan
  robitus Kamis, 2 Desember 2010, 14:22
memang anggota polisi yang ad di pagaralam sekarang merasa dirinya hebat mereka tak sadar bahwa kota pagaralam masyarakat asli besemah tidak ada yang takut dengan mereka tetapi karena mereka menghargai yang nmnya aparat hukum mereka lebih mengalah karakter inilah yg membuat anggota dipagaralam merasa hebat padahal.....
  adi Rabu, 1 Desember 2010, 11:21
Sangat Memalukan! Mereka (TNI/Polri) Yg Digaji Dari Uang Rakyat untuk Mengamankan & Menentramkan, justru membikin keributan, kekacauan & ketidak tentraman dalam masyarakat. Harus Dipecat biar tdk terulang lagi!
  Sunarto Rabu, 1 Desember 2010, 10:58
Contoh buruk hubungan antar istitusi, perlu adanya semangat korps bagi aparat sebab kalau mereka yang bersenjata bentrok bisa - bisa rakyat biasa kena peluru nyasar. Tak Patut ditiru dan dicontoh oleh rakyat, semua yang terlibat hrs kena hukuman disiplin.