Sabtu, 1 Muharram 1436 / 25 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Tiga Daerah di Sulsel Terima PKH

Selasa, 23 November 2010, 23:52 WIB
Komentar : 0
Puskesmas, ilustrasi
Puskesmas, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,MAKASSAR--Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, tahun ini menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Bantuan untuk tiga kabupaten ini totalnya mencapai Rp 6,584 miliar yang akan diserahkan dua tahap. Sementara sasaran peserta PKH sebanyak 17.722 rumah tangga.

Untuk Kota Makassar, tercatat  8.539 Rumah Tangga Sa ngat Miskin (RTSM) yang akan menerima PKH. Kabupaten Gowa 6.638 RTSM dan Kabupaten Bone 2.545 RTSM.

Menteri Sosial, Salim Segaf Al Jufri, saat menyerahkan program bantuan ini di Makassar mengatakan, lembaga yang diberi tanggungjawab melakukan pembayaran bantuan PKH ini adalah kantor pos. ‘’Kantor Pos juga berperan dalam pencetakan dan distribusi kartu-kartu serta berbagai formulir PKH, pembayaran bantuan, hingga penyediaan kantor bagi para pendamping di Kecamatan,’’ ujarnya di Makassar, Selasa (23/11).

Khusus untuk provinsi baru yang menerima PKH termasuk Sulsel, pembayaran akan dilakukan melalui rekening Giro Pos. Ini berbeda dengan pembayaran di propinsi lain yang menggunakan Wesel Pos. ‘’Dengan model Giro Pos ini maka penerima diharapkan dapat menyimpan uangnya lebih lama di rekening, tidak perlu buru-buru dan antri untuk mengambil uang,’’ ujarnya.

Pemanfaatan dana bantuan PKH antara lain untuk membeli makanan bergizi,  mempermudah biaya transport untuk pergi ke fasilitas kesehatan seperti Posyandu atau Puskesmas, membantu ongkos anak-anak bersekolah, membeli seragam, sepatu, dan lain-lain.

Salim mengatakan, karena keterbatasan anggaran dan masih dalam rangka ujicoba, program PKH di Sulsel baru diserahkan di tiga Kabupaten/Kota. ‘’PKH di tiga  Kabupaten/Kota di Sulsel ini semoga dapat menjadi contoh yang baik bagi pengembangan PKH ke depan,’’ tandasnya.

Reporter : Andi Nur Aminah
Redaktur : Budi Raharjo
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka."((Hujuraat 49:11) )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Era Konversi Digital Ancam 'Layar Tancap'
ILLINOIS -- Pada akhir 2013 mayoritas studio film AS telah berhenti mendistribusikan film seluloid dalam format 35 milimeter, membuat berbagai bioskop independen semakin...