Kamis, 29 Zulhijjah 1435 / 23 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Aceh Kembali Dilanda Banjir

Minggu, 21 November 2010, 05:05 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH--Sejumlah gampong (desa) di Kabupaten Aceh Jaya kembali diterjang banjir akibat hujan deras yang mengguyur kawasan pengunungan wilayah itu dalam dua hari terakhir. Bupati Aceh Jaya, Azhar Abdurrahman, dari Banda Aceh, Sabtu, menyebutkan sedikitnya 22 dari 38 gampong di kecamatan Teunom tergenang banjir dengan ketinggian air bervariasi.

Kandati banjir mulai menggenangi sejumlah pemukiman penduduk, namun sejauh ini belum ada warga yang mengungsi, kata dia menambahkan. "Tahun ini (2010) daerah kami sudah enam kali diterjang banjir. Masyarakat mulai khawatir dengan situasi hujan jika tidak berhenti, karena sungai akan meluap," kata bupati.

Disebutkan air ketinggian berkisar 60 centimeter hingga satu meter saat ini mulai merendam badan jalan negara Banda Aceh-Meulaboh (Aceh Barat), yakni di kawasan Teunom.

Beberapa meter jalan negara tersebut, jelas bupati, sudah sulit dilalui kendaraan roda dua. Untuk mobil masih bisa dilalui meski harus berhati-hati. "Yang kami khawatirkan jika hujan tidak berhenti. Dan tidak hanya sungai Teunom yang akan meluap, tapi beberapa sungai lainnya seperti di kawasan Kecamatan Panga dan Krueng Sabee," kata Azhar.

Kecamatan Teunom, atau yang berjarak sekitar 165 kilometer dari Kota Banda Aceh itu, bupati menyebutkan sebagai salah satu daerah rawan banjir tahunan di Aceh Jaya.

Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber : Ant
Anas Ra, pembantu rumah tangga Nabi Saw berkata, “ Aku membantu rumah tangga Nabi Saw sepuluh tahun lamanya, dan belum pernah Beliau mengeluh “Ah” terhadapku dan belum pernah Beliau menegur “kenapa kamu lakukan ini atau kenapa tidak kau lakukan ini.((HR. Ahmad))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Zulkifli Hasan: Halal Itu Budaya Indonesia
JAKARTA -- Predikat negara dengan penduduk mayoritas Islam terbesar di dunia, membuat produk halal menjadi sesuatu yang penting di Indonesia. Bahkan Ketua MPR...