Ahad , 07 November 2010, 01:21 WIB

Korban Meninggal Merapi Capai 114 Orang

Rep: Yulianingsih/ Red: Djibril Muhammad
Ketua BNPB Syamsul Ma\'arif
Ketua BNPB Syamsul Ma\'arif

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA--Berdasarkan data di Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Yogyakarta diketahui bahwa jumlah korban meninggal dunia akibat letusan gunung Merapi sebanyak 114 jiwa.

Korban meninggal tersebut 102 jiwa penduduk Kabupaten Sleman, 7 orang Kabupaten Magelang, 2 orang dari Kabupaten Klaten dan 3 dari Kabupaten Boyolali. "Data tersebut kita pantau hingga pukul 00.00 WIB Sabtu (6/11) ini," terang Ketua BNPB Syamsul Ma'arif di Yogyakarta, Sabtu (6/11).

Selain korban meninggal jumlah korban yang mengalami luka-luka juga cukup besar yaitu mencapai 218 orang terdiri dari 147 orang di Kabupaten Sleman, 14 orang Kabupaten Magelang, dan 57 orang Kabupaten Klaten. Sementara jumlah pengungsi hingga update pukul 06.00 WIB mencapai 198 ribu yang tercatat di 210 titik pengungsian di empat kabupaten di Lereng Merapi yaitu di Klaten, Boyolali, Sleman dan Magelang.

Jumlah korban itupun menurut Syamsul masih akan bertambah karena pendataan masih terus dilakukan. Diakuinya, saat ini pihaknya tengah berkonsentrasi untuk melakukan penanganan pengungsi di Merapi. "Konsentrasi kita untuk penanganan tempat/daerah yang ditinggalkan pengungsi, aktivitas gunungnya sendiri dan pengungsinya," tambahnya.

Saat ini pihaknya terus mempererat koordinasi penanganan pengungsi Merapi dengan pemerintah daerah di empat kabupaten terkait. Karena beberapa kali dilakukan perpindahan pengungsi akibat meningkatkan aktivitas Merapi maka, persoalan penanganan pengungsi akibat bencana itu semakin
kompleks.