Jumat, 25 Jumadil Akhir 1435 / 25 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

12 Korban Tewas Letusan Terbaru Merapi Tengah Dievakuasi

Jumat, 05 November 2010, 18:09 WIB
Komentar : 0
antara
Letusan Merapi terbesar
Letusan Merapi terbesar

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA--Sebanyak 12 warga Desa Argomulyo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, ditemukan tewas akibat awan panas Merapi, Jumat. Seluruh jenazah saat ini sedang dievakuasi tim SAR dan Kopassus untuk dibawa ke Rumah Sakit Dr Sardjito Yogyakarta untuk diautopsi, demikian keterangan dari Tim SAR Daerah Istimewa Yogyakarta.

Puluhan warga yang menjadi korban letusan Merapi mayoritas merupakan warga pinggiran Kali Gendol. Korban terkena luka bakar akibat lava yang mengalir di pinggiran kali. "Lava itu menghasilkan awan panas yang kemudian melukai warga sekitar," kata Wowo, warga sekitar Kali Gendol, Jumat pagi (5/11).

Wowo sendiri datang ke rumah sakit bersama salah satu korban, Rasminah. Dijelaskannya aliran lava yang mendera tidak diprediksi warga. Masyarakat umumnya tetap bertahan di rumahnya karena merasa di zona aman. "Jarak desa dengan lereng sekitar 15 km," katanya.

Masih menurut Wowo, masih banyak korban yang kini belum terevakuasi. Hal ini disebabkan masih mengalirnya lava yang memancarkan uap yang panas. "Banyak Mas korbannya. Masih banyak yang belum dievakusi mengingat kondisi," tambahnya.

Redaktur : Siwi Tri Puji B
Sumber : Ant
Mimpi baik adalah dari Allah, sedangkan mimpi buruk adalah dari setan. Maka seandainya kalian mimpi buruk, meludahlah ke arah kiri dan berlindunglah kepada Allah, karena dengan demikian (mimpi buruk) itu tidak akan memerangkapnya(HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  KUSMANTO Jumat, 5 November 2010, 09:32
Kepada warga Yogyakarta, lebih khusus kepada para Pengungsi, hendaknya tetap bersabar serta tetap mengikuti anjuran dari Pemerintah tentang bagaimana menghadapi "Merapi", agar tetap selamat. Jangan tinggalkan Sholat 5 waktu, memohon pada Nya agar tetap dilindungi. Bertawakallah pada Allah.