Sleman Perlu Siapkan Dana Khusus Bencana Merapi

Kamis, 04 November 2010, 01:34 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN--DPRD Sleman mengusulkan perlunya penghimpunan dana penanggulangan bencana Merapi secara khusus. Dana itu diambilkan dari APBD, dan dikumpulkan untuk dikelola badan khusus.

''Setiap lima tahun sekali Sleman harus berhadapan dengan letusan Merapi, yang kadang penanganan membutuhkan dana banyak,'' kata Wakil Ketua DPRD Sleman,  Rochman Agus Sukamta, Rabu (3/10).

Sebagai legalitasnya, kata Rochman, DPRD akan mempertimbangkan untuk membuat peraturan daerah yang khusus untuk mengatur pengumpulan dana bencana tersebut.

''Misalnya, nantinya pemkab dan DPRD setiap tahun bisa disimpan minimal Rp 3 miliar untuk penangangan bencana Merapi. Dalam lima tahun akan terkumpul dana Rp 15 miliar, sehingga kalau nantinya Merapi benar-benar meletus maka dana penanganannya sudah tersedia,'' jelas Rochman, dari Fraksi PAN.

Rochman akan membicarakan kemungkinan penghimpunan dana bencana ini dengan fraksi-fraksi lainnya di DPRD Sleman. ''Saya rasa kini bukan saatnya lagi kita menghadapi Merapi saat gunung itu meletus saja. Tapi kita harus bersiap sejak awal termasuk penghimpunan dana penanggulangannya,'' tegasnya.

Rochman juga mengatakan, ke depan Sleman perlu membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah, seperti yang diamanatkan dalam UU No 27 tahun 2007 tentang Penangulangan Bencana.
Saat ini, masalah penanggulangan bencana masih diurus di bawah Badan Kesbanglinmas Sleman.

Redaktur: Endro Yuwanto
Reporter: Yoebal Ganesha
Wabarah berkata, "Aku bertanya kepada Ibnu Umar, 'Kapankah saya melempar jumrah?' Ia berkata, 'Jika imammu melempar, maka melemparlah.' Saya mengulangi pertanyaan itu, lalu ia berkata, 'Kami menunggu masa (waktu). Apabila matahari tergelincir, maka kami melempar'."(HR Bukhari)
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -  Batalnya pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi tidak akan berpengaruh terhadap jalannya program penghematan BBM bersubsidi. Sebab,...