Selasa, 21 Zulqaidah 1435 / 16 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Muko-muko Alternatif Evakuasi Korban Mentawai

Minggu, 31 Oktober 2010, 06:04 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID,MUKO-MUKO--Kabupaten Muko Muko, Provinsi Bengkulu, ditetapkan sebagai alternatif untuk tempat evakuasi dan mengobati para korban gempa dan tsunami Mentawai, Sumatra Barat.

"Daerah ini dipilih sebagai rujukan karena jarak tempuh dengan Mentawai menggunakan pesawat hanya sekitar 30 menit ketimbang ke Padang, Sumatra Barat, berkisar satu setengah jam," kata Bupati Muko Muko Ichwan Yunus, Sabtu.

Menurut dia, dalam proses evakuasi para korban tsunami akan menggunakan helikopter menuju Bandara Muko Muko.

"Bandara sudah kita persiapkan untuk kepentingan evakuasi korban gempa dan tsunami Mentawai dan selanjutnya korban akan di rujuk di Rumah sakit daerah ini," katanya.

Sementara itu kesiapan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Muko Muko sudah dicek langsung oleh Dirjen Pelayanan Medik Kementerian Kesehatan Supriyantoro.

"Setelah dicek Dirjen beberapa fasilitas RSUD masih kurang tetapi kemungkinan peralatan akan dibantu dari rumah sakit Sumatra Barat dan tim medis TNI," ujarnya.

Sementara itu Dirjen Pelayanan Medik Kementerian Kesehatan Supriyantoro mengatakan Muko Muko merupakan alternatif bila evakuasi di kecamatan Sikakap tidak mampu lagi menampung korban tsunami Mentawai.

"Pasien yang penanganannya tidak khusus bisa dilakukan di Mukomuko, sedangkan pasien yang penanganan khusus langsung di rumah sakit Padang," Katanya.

Ia mengatakan dipilinya daerah ini setelah melihat kondisi geografis dan beratnya medan yang harus ditempuh untuk menjangkau lokasi bencana. "Muko Muko akan berfungsi sebagai cadangan logistik dan alternatif rujukan pasien," ujarnya.

Ia menjelaskan untuk melengkapi tenaga medis pemerintah akan menyiapkan sebanyak lima orang dokter spesialis yakni, dokter bedah tulang, dokter panyakit dalam, dokter anak, dokter kandungan, dan dokter anastesia.

"Pengobatan juga akan dibantu dari dokter TNI Angkatan Darat yang akan melakukan bantuan pengobatan," ujarnya.

Redaktur : taufik rachman
Sumber : antara
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Eksplorasi di Negeri Atas Awan (3)
DIENG -- Alhamdulillah, ROL berkesempatan mengunjungi Dieng, kawasan dataran tinggi di Jawa Tengah yang masuk wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo. Saat itu ROL beruntung karena...