Tuesday, 7 Zulqaidah 1435 / 02 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Salah Sasaran, Geng Motor Rusak Rumah Dinas Kodim Tasikmalaya

Tuesday, 12 October 2010, 06:50 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID,TASIKMALAYA--Polisi Resort Kota (Polresta) Tasikmalaya, Jawa Barat, menyatakan bahwa aksi perusakan terhadap rumah dinas Komando Distrik Militer 0612 Tasikmalaya TNI Angkatan Darat (AD), di Jalan Saptamarga, Ahad (10/10) dini hari akibat ulah geng motor yang salah sasaran.

"Sesuai fakta di lapangan aksi perusakan rumah itu ulah geng motor," kata Kapolresta Tasikmalaya, AKB Moch Hendra Sulistiyono, melalui Kepala Bagian Opreasi  (Kabag Ops) Kompol Yono Kusyono, kepada wartawan, Senin.

Berdasarkan keterangan saksi dan penghuni rumah, Yono menegaskan aksi perusakan yang terjadi dini hari itu merupakan ulah geng motor yang mencari lawannya sehingga salah sasarannya merusak rumah tersebut.

Dari keterangan saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara, kata Yono, Polisi masih terus melakukan penyelidikan dan mencari serta secepatnya menangkap pelaku. "Sesuai fakta di lapangan itu adalah aksi geng motor," kata Yono menegaskan tanpa menjelaskan dari hasil pemeriksaan sementara penyebab geng motor menyerang kawasan Jalan Saptamarga.

Sementara itu, aksi perusakan rumah dinas Jalan Saptmarga nomor 10 tepat depan markas Koramil Tawang, terjadi ketika penguni rumah Nina Kasita (44) bersama keluarganya sedang terlelap tidur.

Aksi perusakan yang berlangsung cepat itu, telah memecahkan kaca rumah bagian depan, serta merusak mobil Feroza nopol D1665SH yang sedang parkir di garasi luar depan rumah. Mobil tersebut kondisi kaca bagian belakang retak-retak tampak menimbulkan bekas lemparan benda keras serta lampu belakang mobil sebelah kanan pecah.

Redaktur : taufik rachman
Sumber : antara
Hadis riwayat Abu Musa ra., ia berkata: Aku pernah bertanya: Wahai Rasulullah, Islam manakah yang paling utama? Rasulullah saw. bersabda: Orang yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Normalisasi Kebijakan Fiskal AS dan Subsidi BBM Indonesia
Analis dan pelaku pasar di Amerika menunggu langkah pemerintah selanjutnya dalam menangani subsidi BBM. Investor sedang mencari kesempatan menanamkan modal, di saat bursa...