Sabtu , 09 October 2010, 00:53 WIB

Buah Langka Alkesa Dijajakan di Jalan Raya Cipatat

Red: Endro Yuwanto
Sawo Walanda
Sawo Walanda

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG--Buah alkesa (lucumma nervosa), yang tergolong sebagai salah satu buah langka dan dikenal oleh warga setempat sebagai 'sawo walanda', banyak dijajakan para pedagang di sepanjang Jalan Raya Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Buah yang termasuk dengan jenis sawo-sawoan tersebut merupakan hasil budi daya masyarakat setempat. Karena itu, tidak heran jika di sepanjang Jalan Raya Cipatat, dijumpai cukup banyak penjual buah alkesa.

"Sawo walanda ini didapat dari daerah sini juga," kata Uwar Suwarna (53 tahun), salah seorang penjual yang merupakan warga Kp Citatah, Desa Citatah, Kec Cipatat, Kab Bandung Barat (KBB), saat ditemui di tempatnya berjualan, belum lama ini.

Menurut Uwar, buah tersebut didapatkan dari daerah Cirawa dan Rajamandala. Warga di daerah itu banyak yang menanam pohon alkesa di lahan garapannya. Terkadang keberadaan buah ini tidak mengenal musim, terbukti dengan tidak pernah surutnya buah alkesa atau sawo walanda di lapak penjualan.
    
Tidak diketahui mengapa warga setempat menyebut buah alkesa sebagai sawo walanda. Uwar yang sudah bertahun-tahun menjual buah tersebut hanya menjawabnya dengan senyum saat ditanya asal muasal nama sawo walanda. "Duka tah, da disebatna sawo walanda (tidak tahu, tapi disebutnya sawo walanda)," katanya dalam bahasa Sunda.
    
Buah Alkesa berukuran sekepal tangan anak-anak, berwarna kuning dengan kulit yang mudah terkelupas. Rasanya manis, namun sedikit kesat. Selain kaya kalori dan vitamin, buah ini juga mengandung zat tepung.

Para penjual menjajakan buah alkesa dalam kemasan gantungan dan setiap gantungan terdiri dari 12 buah, dijual antara Rp 15 ribu sampai Rp 20 ribu. Dalam satu hari rata-rata terjual antara 5 sampai 10 gantungan. "Ya Alhamdulillah, setiap hari ada saja yang membeli," ujarnya.
    
Uwar juga mengatakan, dari sekian banyak pembeli, ada saja yang merasa penasaran dan ingin tahu buah apa yang dilihatnya. "Sebelum beli, mereka tanya dulu buah apa ini," katanya.
    
Seiring keberadaannya yang sudah langka, menjadikan buah alkesa memiliki daya tarik tersendiri untuk dijual di pasaran. Namun agak susah untuk menemukannya di pasaran umum atau daerah lain, karena buah alkesa hanya ada di Jalan Raya Cipatat. 

Sumber : bandungbaratkab.go.id

Berita Terkait