Wednesday, 28 Zulhijjah 1435 / 22 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Bus Tabrak Tiga Motor di Arjasari, Empat Nyawa Pun Melayang

Friday, 08 October 2010, 02:20 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Naas nasib empat pengendara sepeda motor. Keempatnya meregang nyawa setelah ditabrak sebuah bus di Jalan Raya Banjaran Pemeungpeuk, Kampung Nambo, Desa Batu Karut, Kecamatan Arjasari, Bandung. Peristiwa maut tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 Kamis (7/10) pagi.

Keempat orang tersebut diketahui bernama Ahmad Mulyana (25) dan bapaknya, Endang Anjasmara (57). Keduanya merupakan warga Kampung Bangsoreang, RT 2/11, Desa Mangun Jaya, Kecamatan Arjasari. Sedangkan dua korban lainnya adalah Ayi Suryana (32) dan istrinya, warga Kampung Kebon Tunggul, RT 2/3, Cempaka Mulya, Kecamatan Cimaung.

"Empat orang  itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung untuk dilakukan otopsi," kata Kapolres Kabupaten Bandung, AKBP Hendro Pandowo.

Peritiwa tabrakan yang terjadi tepat di depan Rumah Sakit Nambo, Kecamatan Arjasari itu juga menyebabkan tiga orang mengalami luka parah. Ketiganya adalah Trisnawati (19), warga Jagabaya, RT 4/2, Banjaran, Karmini, warga Kampung Gamblok, Kecamatan Cimaung, dan Ayi.

Kedua dari ketiga korban dibawa ke RS Al-ihsan Baleendah dan satu korban lainnya langsung dibawa ke RS Nambo yang merupakan RS terdekat dengan TKP.

Menurut Hendro, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 saat sebuah bus melaju dari arah Kota Bandung ke Banjaran. Sesampainya di Jalan Banjaran, Pemeungpeuk, tiba-tiba ada sepeda motor meluncur ke arah bus.

Bermaksud menghindari motor tersebut, sopir bus membanting setir ke arah yang berlawanan. Namun ternyata, dari arah yang berlawanan sudah ada motor. "Akibatnya, bus langsung menabrak tiga motor itu," lanjut Hendro. Bus tersebut juga langsung menabrak pagar dan sebuah rumah di pinggir jalan.

Reporter : c26
Redaktur : Siwi Tri Puji B
Apabila seseorang mengafirkan temannya, maka ucapan (yang mengafirkan) itu benar-benar kembali kepada salah seorang di antara keduanya (yang mengatakan atau yang dikatakan). ( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Jika Diperlukan Dalam Kabinet Jokowi, Ini Sikap Muhammadiyah
JAKARTA --  Ketua Umum Muhammadiyah mengharapkan presiden Joko Widodo dan kabinetnya bisa menjalankan amanah dan tunaikan janji yang disampaikan pada kampanye lalu. Untuk siapa...