Tuesday, 28 September 2010, 06:13 WIB

Otopsi Pastikan Wartawan Sripo Tewas Dibunuh

Red: taufik rachman

REPUBLIKA.CO.ID,PALEMBANG--Hasil autopsi meninggalnya wartawan Sriwijaya Post, Arsep Pajario (43) karena di bunuh, ungkap Kapolres Kota setempat, Kombes Pol Cahyo Budi Siswanto, di Palembang, Senin.

"Hasil autopsi dari tim ahli forensik beberapa hari lalu itu, cocok penyebab meninggalnya wartawan Sriwijaya Post (Sripo) karena dibunuh," ujarnya. Ia mengatakan, adapun pecahnya limpa korban tidak ada kaitannya dengan pembunuhan, sebab hasil autopsi itu sendiri tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

"Kemungkinan, penyebab pecahnya limpa korban, karena penyakit yang dideritanya," kata dia lagi. Akan tetapi, ketika ditanyakan penyakit apa yang diderita korban, Cahyo, tidak menanggapinya. Selanjutnya dia mengatakan, pihaknya saat ini telah memproses tersangka Stefi Andila, sesuai dengan hukum yang berlaku.

Arsep Pajario, dibunuh teman dekatnya sendiri Stefi Andila Panjaitan (20) dengan cara dicekik hingga tewas di tempat kediaman korban, Jl S Suparman Komplek Perumahan Citra Dago, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarame, Palembang, Selasa (14/9).

Mayat wartawan Sripo itu, ditemukan tiga hari yakni Jumat (17/9) setelah meninggal dalam kondisi sudah membengkak dan bau tidak sedap.

Sumber : antara
loading...