Gubernur Jabar: Dana Kartu Lebaran Hanya Dibesar-besarkan

Jumat, 10 September 2010, 16:03 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK--Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, mengaku permasalahan dana kartu Lebaran hanya dibesar-besarkan.

''KPK sudah katakan tak ada masalah hukum,'' kata Heryawan pada sejumlah wartawan seusai takbir bersama di Masjid Baitul Kamal Pemkot Depok, Jalan Margonda, Kamis (9/9).

Heryawan pun membantah anggaran kartu Lebaran yang pihaknya bagikan memakan dana hingga Rp 1,7 miliar. Menurutnya, dana yang dipakai hanya Rp 850 juta.

Ada 350 kartu yang disebarkan dengan estimasi Rp 1000 tiap kartunya. Dim ana 250 kartu yang ada menggunakan perangko Rp 2 ribu.

'' Ini harus clear. Karena bisa jadi fitnah,'' tegas Heryawan. ''Saya tersiksa. Tidak sedikit pun saya simpan uang.''

Redaktur: Endro Yuwanto
Reporter: Sefti Oktarianisa
Zubair bin Arabi berkata, "Ada seorang laki-laki bertanya kepada Ibnu Umar tentang menyentuh Hajar (Aswad), lalu ia menjawab, 'Saya melihat Rasulullah menyentuh dan menciumnya.' (HR Bukhari)
ari, Sabtu, 18 September 2010, 05:02

Biaasa... yg komentar bisanya .....

Balas
Toni, Sabtu, 11 September 2010, 04:55

Makanya kalau jadi gubernur ideanya yg normal2 aja, masa kartu lebaran aja sampe 850 jt? pake otak dong kalo punya idea, liat gak orang antri zakat yg cuma 25 ribu berebutan sampe kayak di TV. 850 jt kalau dibagi 25 rb/orang bisa kasi 340.000 orang tau!!!

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -  Batalnya pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi tidak akan berpengaruh terhadap jalannya program penghematan BBM bersubsidi. Sebab,...