Rabu, 3 Syawwal 1435 / 30 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kejaksaan Usut Kasus Korupsi Dana Pengamanan Pilkada Banyumas

Jumat, 20 Agustus 2010, 02:37 WIB
Komentar : 0
Ilustrasi
Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,PURWOKERTO--Kejaksaan Negeri Purwokerro sedang mengusut kasus dugaan korupsi dalam penyelenggaraan pemilukada Kabupaten Banyumas tahun 2008. Dana yang diduga dikorupsi adalah yang menyangkut dana pegamanan.

Karena itu, pihak yang diperiksa bukan KPU. Namun beberapa pejabat di pemerintah kabupaten, karena yang mengampu masalah pengamanan pemilukada adalah lembaga Kesbanglinmas. Dalam pengusutan kasus itu, Kejaksaan telah memeriksa beberapa pejabat. Antara lain, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbanglinmas) Banyumas yang baru diganti Senin (16/8) lalu, Ratimin, dan juga mantan Kepala Kesbanglinmas sebelumnya, Kartiman.

Kartiman yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Banyumas, saat dikonfirmasi hal ini mengakui jika sudah dimintai keterangan pihak Kejari Purwokerto terkait kasus dugaan korupsi dana pengamanan pilkada. Namun Kartiman menolak berkomentar lebih jauh tentang materi pemeriksaan.

'''Saya dipanggil kejaksaan beberapa hari lalu, isi pemanggilan untuk dimintai klarifikasi terkait adanya laporan dugaan korupsi dana pengamanan pemilukada dan pilgub tahun 2008 lalu. Tetapi pemeriksaan pada saya belum sampai kepada subtansi perkara. Saya hanya ditanyai identitas, masa tugas di Kesbanglinmas dan sejenisnya,''' jelas Kartiman, Kamis (19/8).

Dia menyebutkan, penyidik kejaksaan kemungkinan tidak melanjutkan pemeriksaan karena dugaan korupsi dana pengamanan pemilukada tersebut, terjadi pada tahun 2008. Sementara saat itu dia sudah tidak menjabat sebagai Kepala Bakesbanglinmas, karena ditunjuk menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans). Kemudian akhir bulan Januari 2010, Kartiman dipindah menjajdi Kepala Dishubkominfo sampai sekarang.

''Jadi saya sama sekali tidak ngalami Pemilukada maupun Pilgub. Saya justru mengalami Pemilu Presiden (Pilres) saat di Bakesbanglinmas. Sebaliknya, saat pemilukada dan pilgub, saya sudah bertugas di Disnakertrans,'' katanya.

Reporter : Eko Widiyanto
Redaktur : Budi Raharjo
(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.(QS:Al Baqarah 197)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Tokoh Kartun Resahkan Warga New York, Kok?
NEW YORK -- Belakangan, ada tren yang cukup meresahkan turis ke kota New York, yakni pemeran tokoh kartun yang terkesan memeras turis untuk...