Jumat, 24 Zulqaidah 1435 / 19 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Lereng Gunung Slamet akan Ditanami Kopi

Senin, 12 Juli 2010, 00:37 WIB
Komentar : 0
>
Gunung Selamet
Gunung Selamet

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Sebanyak 60 hektar kawasan hutan lereng Gunung Slamet wilayah Kabupaten Purbalingga dan Banyumas, akan menjadi perkebunan kopi. Hal berkaitan dengan rencana pengelolaan hutan bersama antara Perhutani serta masyarakat, yang akan menanami tanaman kopi arabica secara tumpang sari di lahan wilayah tersebut.

''Penanaman copi arabica merupakan program pengelolaan hutan bersama masyakarat (PHBM) di hutan Gunung Slamet,'' kata Wakil Administratur KPH Banyumas Timur Ir Dedy Supriyadi MM, Jumat (9/7).

Dedy menyebutkan, penanaman kopi di kawasan hutan tersebut dilakukan, karena tanah di hutan Gunung Slamet sangat cocok untuk tanaman keras seperti kopi. Selain bisa dinikmati hasil panennya, tanaman kopi ini juga akan mengukuhkan status kawasan resapan air.

''Tanaman kopi mampu menyerap air dengan jumlah yang cukup besar. Dengan adanya penanaman kopi tersebut, maka ketersedian air di wilayah Purbalinga dan Banyumas, akan dapat tetap mampu terpenuhi,'' jelasnya.

Dia juga menyatakan, dalam pengelolaan kebun kopi tumpang sari ini, antara Perhutani dan warga sekitar hutan, menerapkan sistem bagi hasil. Untuk itu, semua bibit kopi disiapkan Perhutani, sementara para petani sekitar hutan diharuskan menanam serta merawat.

Reporter : Eko Widiyanto
Redaktur : Siwi Tri Puji B
Apabila seseorang mengafirkan temannya, maka ucapan (yang mengafirkan) itu benar-benar kembali kepada salah seorang di antara keduanya (yang mengatakan atau yang dikatakan). ( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar