Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Terasi Berbahan Kimia Tekstil Ditemukan di Makassar

Rabu, 16 Juni 2010, 01:53 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR--Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar menyita terasi curah yang mengandung bahan kimia tekstil. Kepala BBPOM Makassar, Maringan Silitonga di Makassar, Selasa, mengatakan, banyaknya terasi oplosan yang beredar di Makassar ini diduga diproses oleh industri rumahan.

"Terasi yang baru saja kita olah di laboratorium ini terbukti mengandung bahan kimia seperti pewarna untuk tekstil," katanya.

Zat yang terkandung dalam sampel terasi yang diamankan dari 10 pasar tradisional yang ada di Makassar itu positif mengandung Rhodamin B yang harusnya digunakan kepada tekstil. "Hampir seluruh pasar tradisional yang ada di Makassar menjual terasi berbahaya yang mengandung bahan kimia seperti pewarna," katanya.

Penggunaan secara terus menerus, lanjutnya dapat berdampak pada tubuh dan menimbulkan penyakit berbahaya seperti kanker dan peradangan. BBPOM meminta kepada produsen atau pembuat terasi curah diminta untuk menghentikan pembuatan dengan menambahkan pewarna Rhodamin B serta tingkat pengecer juga diminta untuk tidak menjualnya.

Redaktur : Siwi Tri Puji B
Sumber : Ant
409 reads
Malu adalah bagian dari iman.(HR. Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...