Puluhan Pelajar Keracunan Batagor
SUKABUMI—Sebanyak 24 pelajar SMAN 5 Sukabumi, mengalami keracunan makanan batagor (baso tahu goreng), Selasa (9/2) siang. Sebagian di antaranya harus mendapatkan perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD R Syamsudin, SH Kota Sukabumi.
Para pelajar tersebut rata-rata mengalami pusing, muka merah, dan muntah-muntah beberapa jam setelah memakan batagor. ''Saya makan batagor saat jam istirahat sekitar pukul 10.00 WIB,'' terang Anissa, salah seorang pelajar, yang terbaring lemah di ruangan IGD RSUD Syamsudin.
Dua jam setelah makan batagor, ia mulai merasakan gejala keracunan dan langsung dibawa ke Puskesmas Sindangpalay, Kecamatan Cibeureum. Namun karena kondisinya makin parah, Anissa dan tiga orang temannya, harus dibawa ke rumah sakit. Sementara, 20 orang pelajar lainnya langsung dipulangkan ke rumahnya masing-masing, karena kondisinya membaik.
Sementara itu, Petugas Survailance Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, Evi Sovi Riani menerangkan, sampel makanan batagor telah diamankan di Polsek Cibeureum, Kota Sukabumi. Sampel batagor dan muntahan pelajar nantinya akan diteliti lebih lanjut di laboratorium kesehatan daerah. ''Untuk memastikannya harus ada pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium,'' tambahnya.
Sebelumnya, peristiwa keracunan makanan terjadi di SDN Cibeureum Hilir I, Kelurahan Ciandam Kecamatan Cibeureum Kota Sukabum, tanggal 12 Januari 2010 lalu. Sebanyak 50 orang pelajar SD tersebut mengalami keracunan setelah makan cilok atau bakso ikan.n riga
33 reads




