Ibu-ibu Kembali Lakukan Protes Pemotongan PNPM
Jumat, 25 Desember 2009 01:59 WIB
PAMEKASAN--Puluhan ibu-ibu di Desa Pamaroh, Kecamatan Kadur, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Kamis, kembali berunjukrasa memprotes pemotongan dana Program Nasional Pengentasan Kemiskinan (PNPM).
Kali ini aksi dilakukan di balai desa setempat. Aksi yang digelar kali ini merupakan aksi lanjutan dari yang digelar Rabu (23/12). "Kami akan tetap menuntut hak kami untuk mendapatkan dana PNPM sesuai dengan ketentuan," kata Umi di balai desa setempat. Menurut dia, pemotongan dana bantuan PNPM jelas sangat merugikan, karena bantuan dana untuk ibu-ibu tersebut semuanya merupakan warga miskin.
Menurut Umi, ibu hamil dan ibu melahirkan yang menerima bantuan melalui program PNPM tersebut tidak sama, yakni antara Rp150 ribu hingga Rp300 ribu. Padahal ketentuannya memang sama, yakni Rp300 ribu. "Pokoknya kami tetap akan menuntut agar bantuan dana PNPM untuk ibu hamil dan melahirkan ini sama," katanya.
Kedatangan para demonstran dari kalangan ibu-ibu ke kantor balai desa ini rencananya akan berdialog secara langsung dengan kepala desa Pamaroh, Lutfi. Namun yang bersangkutan tidak ada di balai desa. Para demonstran akhirnya menuju kantor rumah kepala desa secara beramai-ramai, dengan berjalan kaki.
Sesampainya di rumah kepala desa, ibu-ibu ini juga tidak berhasil menemui kadesnya, karena menurut pihak keluarga, Kades Lutfi sedang keluar rumah untuk kepentingan tugas. Karena tidak berhasil menemui Kades, puluhan ibu-ibu penerima bantuan PNPM ini akhir terpaksa pulang ke rumahnya masing.
Namun sebelum pulang mereka sempat menyampaikan ancaman, akan kembali berunjukrasa jika pemotongan bantuan PNPM tidak diselesaikan oleh Kades Pamaroh. Sementara Kades Pamaroh hingga Kamis siang belum bisa dimintai konfirmasi terkait tuntutan puluhan ibu-ibu penerima bantuan PNPM tersebut. ant/taq
87 reads
Isi Komentar




