Selasa, 2 Syawwal 1435 / 29 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Pulau Terdepan Indonesia Terancam Tenggelam

Senin, 28 Februari 2011, 15:06 WIB
Komentar : 0
Peta pulau terdepan Indonesia
Peta pulau terdepan Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID,BATAM - Pulau Batu Berantai, yang merupakan pulau terdepan NKRI dan berada dalam wilayah administratif Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau, nyaris tenggelam.

"Pulau itu hanya ada saat surut. Sedang waktu pasang, pulau itu tenggelam," kata Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan, Senin (28/2).

Ahmad mengatakan keberadaan Pulau Batu Berantai penting bagi kedaulatan NKRI. Karena, pulau tersebut satu dari tiga pulau terluar yang berbatasan dengan Perairan Singapura. "Jaraknya hanya tiga sampai lima kilometer dari Singapura," kata Wali Kota.

Pemerintah Kota Batam, kata Ahmad, meminta pemerintah pusat untuk segera mereklamasi Pulau Batu Berantai agar tidak hilang. Permintaan itu disampaikan langsung kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat melakukan kunjungan kerja ke Bintan pada beberapa waktu lalu.

Wali Kota mengatakan Presiden merespons positif permintaan itu dan akan melakukan kajian bersama.
"Jawabannya baru akan diberikan dua bulan lagi," kata Ahmad.

Bila pulau kecil itu sudah direklamasi, Ahmad mengatakan akan membangun tugu yang menyatakan pulau itu bagian dari NKRI. Ia mengatakan tidak akan merelokasi penduduk untuk tinggal di pulau terdepan tersebut.

Pulau Batu Berantai merupakan satu dari tiga pulau terdepan yang terdapat di wilayah administratif Kota Batam selain Pulau Nipah dan Pulau Puteri. Kondisi Pulau Nipah dan Pulau Puteri relatif lebih baik ketimbang Pulau Batu Berantai karena sudah direklamasi dan dijaga tentara.

 

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara
Siapa saja yang telah kami angkat untuk mengerjakan suatu pekerjaan/jabatan kemudian kami telah memberikan gaji, maka sesuatu yang diterima di luar gajinya yang sah adalah ghulul (korupsi)((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Berlebaran di Wilayah Konflik
WASHINGTON -- Hari Raya Idul Fitri adalah hari kebahagian bagi umat Islam setelah melaksanakan ibadah puasa sebulan penuh. Namun tahun ini tidak...