Sunday, 1 Safar 1436 / 23 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

TNI Siap Dilibatkan untuk Hadang Kerusuhan Berbau SARA

Tuesday, 08 February 2011, 20:12 WIB
Komentar : 0
Prajurit TNI, ilustrasi
Prajurit TNI, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Terkait kian maraknya kerusuhan yang berlatar belakangan SARA belakangan ini, TNI siap membantu Polri untuk mengantisipasi kerusuhan tersebut, seperti aksi kekerasan yang terjadi di Pandeglang, Banten dan Temanggung, Jawa Tengah Selasa (8/2) dan di Cikeusik, Pandeglang, Banten (6/2).

Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Cpl Minulyo Suprapto di Jakarta, mengatakan, sejumlah satuan-satuan TNI di daerah khususnya di Jawa Barat dan Jawa Tengah, siap membantu mengamankan dan mengantisipasi aksi-aksi kerusuhan berbau SARA yang berpotensi anarkis. "Kita siaga dan siap untuk dikerahkan, jika memang dibutuhkan," katanya menambahkan.

Ia mengatakan, keterlibatan TNI dalam penanganan masalah keamanan dalam negeri diatur dalam UU No34/2004 tentang TNI. Dalam UU itu dinyatakan, TNI dapat dilibatkan setelah ada permintaan dari Polri untuk. "Jadi, TNI siap membantu, gelar kekuatan kita pun siap dikerahkan jika memaang dibutuhkan. Asalkan sudah ada permintaan, dari Polri," kata Minulyo.

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto mengemukakan, aparat pemda dan polri jangan segan-segan meminta bantuan TNI untuk mengantisipasi dan menangani beragam aksi kerusuhan berbau SARA. "TNI telah memiliki prosedur tetap yang baku, sehingga jangan takut TNI akan melakukan pelanggaran HAM," katanya.

Aksi kekerasan dan kerusuhan berbau SARA kembali terjadi. Pada Minggu (6/2) aksi kekerasan dilakukan sekelompok warga terhadap Jemaah Ahmadiyah di Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten. Selain kerugian material, aksi tersebut menimbulkan korban jiwa tiga orang dan puluhan orang lainnya luka-luka.

Hingga kini sudah delapan orang yang dimintai keterangan sebagai tersangka insiden tersebut. Selang sehari, insiden kerusuhan berbau SARA terjadi di Temanggung, Jawa Tengah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun aksi itu mengakibatkan kerusakan pada tiga gereja dan fasilitas lainnya. Terkait itu, Polisi mengamankan satu orang dan tengah menjalani pemeriksaan di Polres Temanggung terkait kerusuhan yang terjadi.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara
Orang yang bahagia ialah yang dijauhkan dari fitnah-fitnah dan orang yang bila terkena ujian dan cobaan dia bersabar((HR. Ahmad dan Abu Dawud))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Alhamdulillah, Partai Perdana Skuat Garuda Raih Poin, Ini Gol yang Tercipta
JAKARTA -- Meski sempat tertinggal dua kali dari tuan rumah Vietnam, skuat Indonesia berhasil memaksa tuan rumah berbagi skor 2-2 dalam laga perdana....