Minggu, 29 Safar 1436 / 21 Desember 2014
find us on : 
  Login |  Register

Menantu Kepala kemenag Jateng Terjebak dalam Pusaran Krisis Mesir

Selasa, 01 Februari 2011, 20:44 WIB
Komentar : 0
Al Jazeera
Massa mulai berkumul di Kairo
Massa mulai berkumul di Kairo

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -  Sanak saudara Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Jawa Tengah, Imam Haromain Asyari, turut menjadi bagian dari warga Negara Indonesia yang terjebak dalam krisis politik Mesir.

"Anak menantu serta keponakan saya, saat ini menempuh pendidikan di Kairo, Mesir," kata Imam di Semarang, Selasa. Selain itu, lanjut dia, sejumlah santrinya yang juga sedang menempuh pendidikan di negeri itu juga ikut terjebak.

Ia menuturkan, kontak antara dirinya dengan sejumlah sanak saudaranya terputus sejak beberapa waktu lalu. "Sudah saya coba telepon dan kirim pesan singkat, tapi belum ada balasan," katanya.

Ia mengharap, upaya pemerintah untuk mengevakuasi warga Negara Indonesia di Msir dapat segera dilakukan, demi menjaga rasa aman para warga. Imam sendiri tidak mengetahu jumlah pasti pelajar asal Jawa Tengah yang menempuh pendidikan di Mesir. "Seluruh pelajar yang berangkat ke Mesir diberangkatkan melalui Jakarta," katanya.

Sebelumnya, data terakhir Kementerian Luar Negeri menyebutkan, warga negara Indonesia yang berada di Mesir sebanyak 6.149 orang, terdiri atas 4.297 mahasiswa, 1.002 tenaga kerja, dan staf kedutaan besar serta keluarganya. Saat ini, mereka membangun komunikasi di 20 posko.

Redaktur : Siwi Tri Puji B
Sumber : Antara
Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu((QS. An Nisa 4 : 29).)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Anies Baswedan: SMK Harus Mulai Lirik Dunia Maritim
JAKARTA — Menteri Pendidikan Menengah Dasar dan Kebudayaan, Anies Baswedan mengharapkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melirik potensi laut. Bilamana moda transportasi darat telah...