Kamis, 26 Safar 1436 / 18 Desember 2014
find us on : 
  Login |  Register

'Pulangkan TKI di Kolong Jembatan Arab Saudi dalam Dua Bulan'

Rabu, 19 Januari 2011, 06:54 WIB
Komentar : 0
FULL FOTO/Foto Galery
TKI terlantar di Arab Saudi tinggal di kolong jembatan
TKI terlantar di Arab Saudi tinggal di kolong jembatan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan memberi batas waktu dua bulan kepada pemerintah untuk memulangkan ratusan TKI/TKW bermasalah yang saat ini berada di kolong jembatan di Jeddah, Arab Saudi. Kepada wartawan di Gedung DPR/MPR di Senayan Jakarta, Selasa (18/1), Taufik Kurniawan menyatakan, instansi terkait perlu lebih intensif melakukan koordinasi terkait adanya TKI yang terlunta-lunta di kolong jembatan di Arab Saudi.

"Tim akan beri limit waktu dua bulan kepada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk menuntaskan dan memulangkan semua TKI yang ada di kolong-kolong jembatan di negara lain," kata Taufik Kurniawan. Menurut Taufik, bila rekomendasi dari tim khusus DPR itu tidak bisa dipenuhi oleh Kementerian Tenaga Kerja, maka DPR akan bereaksi lebih keras.

DPR telah membentuk panja mengenai TKI untuk mendorong pemerintah menyelesaikan berbagai persoalan TKI di luar negeri. "Panja akan efektif karena ini adalah tim khusus DPR yang nanti menghasilkan rekomendasi. Jadi kalau respon yang dianggap kurang cepat pasti ada langkah-langkah sesuai tata perundangan dan pemerintah harus menindaklanjuti hasil rekomendasi tim khusus TKI tersebut," kata dia.

Taufik yang juga Sekjen DPP PAN menjelaskan, ultimatum itu juga untuk menjaga nama baik Bangsa Indonesia di dunia internasional. "Kita minta dituntaskan agar TKI atau TKW yang ada di kolong-kolong jembatan harus diambilalih oleh pemerintah karena sangat menganggu martabat negara," katanya.

DPR merasa terusik dengan kinerja Kemenetrian Tenaga Kerja sehingga dibentuk panja soal TKI tersebut. "DPR merasa persoalan TKI adalah persoalan yang serius hingga membentuk panja dan tim khusus. Kita harapkan Kementerian yang terkait benar-benar serius membuat program yang inovatif dan penanganan TKI yang lebih holistik. Titik beratnya pada Menakertrans yang menangani TKI," kata dia.

Terkait adanya ratusan TKI yang terdampar di kolong jembatan di Arab Saudi, Migrant Care bersama sejumlah LSM menggalang dana Rp 1.000 untuk memulangkan mereka. Penggalangan dana itu dilakukan melalui berbagai cara, baik aksi sosial di tempat-tempat umum, termasuk jalan raya, maupun melalui jejaring sosial facebook, twitter serta milis.

Karena itu, koalisi masyarakat sipil mengambil inisiatif untuk menggalang dana sebesar Rp 1.000 untuk pemulangan TKI. Estimasi biaya pemulangan 200 TKI hanyalah Rp 1,7 miliar. Setiap tahun TKI menyumbangkan Penghasilan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar RP 600 miliar dari biaya perlindungan 15 dolar AS yang dibayarkan setiap akan berangkat. Selain itu, tahun 2010, TKI juga menyumbangkan devisa dari keringat mereka sebesar 7,1 miliar dolar AS.

"Kami mengajak partisipasi masyarakat untuk ikut membantu pemulangan TKI yang memang sangat membutuhkan uluran tangan karena pembiaran oleh negara. Partisipasi masyarakat dapat disalurkan melalui rekening Yayasan Migrant CARE, No 908.01.01086.00.3, Bank CIMB Niaga Rawamangun Jakarta Timur. Dana yang terkumpul akan kami informasikan kepada masyarakat secara transparan," demikian pernyataan inisiator gerakan ini.


Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : antara
Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya. (QS Al-Baqarah [2]:82)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Andien Lebih Ngepop di Album Baru
JAKARTA --  Andien meluncurkan album keenamnya, "Let It Be My Way". Di album teranyarnya ini, Andien coba menyuguhkan alunan musik yang berbeda dari...