Selasa, 7 Zulqaidah 1435 / 02 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Mendagri Minta Pembangunan Kampus IPDN Sesuai Jadwal

Selasa, 19 Oktober 2010, 08:22 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID,MAKASSAR--Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi meminta agar pelaksana proyek pembangunan kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri dilaksanakan sesuai jadwal. "Kepada kontraktor disiplin dalam pembangunan kita tidak ingin waktu berlebih sehingga penyerapan dana tidak maksimal," katanya pada peletakan batu pertama pembangunan kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri di Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa, Senin.

Kementerian Dalam Negeri seperti yang diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri Diah Anggraeni pembangunan tahap pertama ditargetkan selesai 90 hari kerja mulai 1 Oktober - 29 Desember 2010.
"Diharapkan tahun ajaran baru pada Juni 2011 pembangunan kampus sudah selesai, jadi pelaksanaan tender tahap kedua harus lebih cepat," tambah mendagri.

Tahap pertama pembangunan kampus di atas lahan seluas 14 hektare tersebut terdiri atas gedung perkuliahan asrama praja putra, gedung menza dan asrama praja putri. Menurut dia, lahan pembangunan yang akan digunakan kemungkinan akan diperluas, untuk itu ia meminta Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo menyiapkan lahannya jika dibutuhkan.

Kampus yang akan menampung 400 calon praja ini menggunakan anggaran sebesar Rp180 miliar untuk kedua tahap pembangunan dalam dua tahun anggaran. Mendagri mengharapkan kampus ini akan menjadi simbol keragaman yang dimiliki Indonesia dalam bingkai persatuan dan kesatuan negara. "Kampus ini miniaturnya kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya.

Ia juga merasa yakin kalau kampus ini akan mendorong tingkat kesejahteraan rakyat di sekitar layaknya kampus IPDN di Jatinangor Sumedang, Jawa Barat, yang berubah menjadi kawasan perkotaan. Dalam proses belajar mengajarnya ke depan, ia meminta agar para kepala daerah juga meluangkan waktu untuk memberikan materi kepada para calon praja khususnya mengenai pengalaman penyelesaian konflik.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan pembangunan kampus ini merupakan bagian dari upaya yang sangat strategis dan mengandung komitmen yang dalam dan memberikan kontribusi tinggi bagi negara untuk membangun pemerintahan yang kuat demi kesejahteraan rakyat.

Redaktur : Krisman Purwoko
Sumber : ant
'Ketahuilah, sesungguhnya bahwa malaikat tidak mau masuk ke rumah yang di dalamnya terdapat patung.(HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Normalisasi Kebijakan Fiskal AS dan Subsidi BBM Indonesia
Analis dan pelaku pasar di Amerika menunggu langkah pemerintah selanjutnya dalam menangani subsidi BBM. Investor sedang mencari kesempatan menanamkan modal, di saat bursa...