Selasa, 28 Zulqaidah 1435 / 23 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ini Dia, 10 Program Prioritas Kapolri Baru

Kamis, 14 Oktober 2010, 23:24 WIB
Komentar : 0
Komjen Timur Pradopo
Komjen Timur Pradopo

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Komjen Timur Pradopo, Kamis ini (14/10), menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri di Komisi III DPR. Uji kelayakan dan kepatutan yang dimulai pukul 10.00 WIB, diawali dengan pemaparan visi dan misi Timur sebagai calon Kapolri.

“Reformasi birokrasi akan terus dijalankan, dan perlu adanya semangat revitalisasi Polri,” kata Timur di hadapan Komisi III DPR, Kamis.

Timur menjelaskan, dirinya akan melakukan revitalisasi Polri yang terangkum dalam (road map) yang ditargetkannya terealisasi di masa jabatannya sebagai Kapolri. Tiga road map revitalisasi tersebut adalah penguatan institusional, terobosan kreatif, dan peningkatan integritas.

 
Timur juga memiliki 10 program prioritas jika dirinya terpilih menjadi Kapolri. 10 program prioritas tersebut yakni:

1. Mengungkap dan menyelesaikan kasus2 menonjol
2. Meningkatkan pemberantasan preman, kejahatan jalanan, illegal logging, illegal fishing, illegal minning, human traficking, korupsi
3. Penguatan kemampuan Densus 88 dgn kerja sama dgn tni dan BNPT
4. Pembenahan reserse lewat program Keroyok Reserse
5. Implementasi struktur organisasi Polri yang baru
6. Membangun kerjasama melalui sinergi polisionalitas yang proaktif
7. Memacu perubahan mindset dan cultureset Polri
8. Menggelar sentra pelayanan kepolisian (SPK) di berbagai sentra kegiatan publik
9. Layanan pengadaan sistem elektronik
10. Membangun dan mengembangkan sistem informasi terpadu

Reporter : Andri Saubani
Redaktur : Endro Yuwanto
Salah satu di antara kalian tidak beriman sebelum ia mencintai saudaranya (atau beliau bersabda: tetangganya) seperti mencintai diri sendiri. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar