Rabu, 16 Jumadil Akhir 1435 / 16 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

JK: Presiden Harusnya Tinjau Korban Bencana Wasior

Sabtu, 09 Oktober 2010, 03:55 WIB
Komentar : 0
Bencana banjir bandang di Wasior
Bencana banjir bandang di Wasior

EPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Ketua Umum Palang Merah Indonesia, Jusuf Kalla, menyarankan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk datang Wasior. Seperti yang diketahui, distrik di Kabupaten Wondama, Papua Barat, diterjang banjir besar. Korban tewasnya sudah hampir 100 orang.

"Masak yang di Sinabung yang tidak ada korbannya datang, ini tidak," ujar pria yang sering disapa JK tersebut, di kantor Pengurus Pusat Muhamadiyah, Jumat (08/10). Presiden harusnya bisa lebih arif untuk datang juga ke Wasior. Agar ada perlakuan yang adil terhadap daerah yang tertimpa bencana.

Menurut mantan wapres ini, dalam kondisi bencana seperti ini, seharusnya kabupaten yang cepat beraksi. Lalu ikut membantu provinsinya. Karena di daerah sudah ada satkorlap. "Baru pusat turun tangan," katanya. Saat ini PMI sudah berada di lokasi kejadian.

Tapi, kata JK, hal yang lebih penting seharusnya yg dipikirkan adalah bagaimana merehabilitasi keadaan di Wasior. "Bangun rumah dan sebagainya," ujarnya. Meski belum bisa memastikan penyebab banjirnya, tetapi sesuai dengan pemberitaan, JK mengira, bencana itu karena adanya pembalakan dan juga hujan lebat.

Reporter : Rosyid Nurul Hakim
Redaktur : Budi Raharjo
Tidak ada pezina yang di saat berzina dalam keadaan beriman. Tidak ada pencuri ketika mencuri dalam keadaan beriman. Begitu pula tidak ada peminum arak di saat meminum dalam keadaan beriman.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  marsono Senin, 18 Oktober 2010, 17:34
Pak JK seharusnya kini menjadi tokoh negarawan yang suaranya lebih arif dan menentramkan rakyat, bukan seperti tokoh partai yang jeles hanya karena nggak kepilih lagi
  yorisan Sabtu, 9 Oktober 2010, 12:57
Pak JK....P SBY ga bisa dateng katanya mau nonton bola dulu
  Rojo Koyo Sabtu, 9 Oktober 2010, 00:34
Betul Presiden nggak kesana, kan disana tempatnya kotor, bau mayat dan penuh penderitaan. Presiden kan "rojo" jadi nggak pantas kalau ketempat kotor-kotor, huahahahaaaaaa