Minggu, 20 Jumadil Akhir 1435 / 20 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

BNI Biayai Alutsista Polri dan TNI

Selasa, 05 Oktober 2010, 04:23 WIB
Komentar : 0
Alutsista TNI, ilustrasi
Alutsista TNI, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Untuk pertama kalinya, Pemerintah menarik pinjaman dalam negeri sebesar Rp 600 miliar dari Bank Negara Indonesia (BNI) guna mendukung pendanaan pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista). Pinjaman tersebut merupakan bagian dari keseluruhan pinjaman dalam negeri tahun anggaran 2010 sebesar Rp 1 triliun.

''Ini langkah pertama kita menggunakan pembiayaan dalam negeri untuk alutsista. Kita akan tandatangani dan catat sebaik-baiknya,'' ujar Menteri Keuangan, Agus Martardojo, saat penandatanganan kerja sama perjanjian pinjaman dalam negeri dalam rangka pembiayaan kebutuhan Polri dan Alutsista TNI tahun anggaran 2010, senin (4/10).

Menkeu menuturkan pinjaman tersebut merupakan upaya memenuhi kebutuhan pendanaan pengadaan alutsista yang mencapai Rp1 triliun. Pendanaan tersebut rencananya akan dialokasikan untuk pengadaan alutsista TNI oleh Kementerian Pertahanan sebesar Rp 800 miliar dan sisanya Rp 200 miliar untuk pengadaan alutsista Polri.

''Meskipun dimulai dengan jumlahnya yang relatif kecil, pemerintah mengharapkan agar penggunaan pinjaman dalam negeri di masa mendatang secara bertahap dan berkesinambungan dapat berdampak positif bagi pengembangan industri strategis dalam negeri maupun bagi peningkatan kinerja sektor riil secara keseluruhan,'' ujarnya

Reporter : Teguh Fimansyah
Redaktur : Budi Raharjo
Dan dirikanlah shalat dan tunaikan zakat. Dan apa-apa yang kamu usahakan dari kebaikan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan. (QS.Al-Baqarah [2]:110)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  bravo tni Senin, 30 Januari 2012, 19:05
ga pa2 lah...masih lebih baik daripada pinjem sama imf