Jumat, 25 Jumadil Akhir 1435 / 25 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

TNI AU akan Beli Lagi Pesawat Tempur Sukhoi

Senin, 27 September 2010, 22:58 WIB
Komentar : 0
Pesawat tempur Sukhoi TNI AU
Pesawat tempur Sukhoi TNI AU

REPUBLIKA.CO.ID,MAKASSAR--Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro, mengatakan TNI AU akan membeli lagi pesawat tempur Sukhoi dari Rusia hingga mencapai satu skuadron atau 16 pesawat. ''Renstra (rencana strategis) tahun 2010-2014 telah menetapkan pembelian pesawat tempur Sukhoi hingga satu skuadron,'' katanya di Makassar, Senin (27/9), usai menyaksikan serah terima tiga Sukhoi tipe SU-27 SKM dari pemerintah Rusia.

Sedangkan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Imam Sufaat mengatakan, pengadaan pesawat Sukhoi tersebut telah dilakukan secara bertahap dengan pengiriman empat pesawat yang kemudian disusul dengan tiga pesawat, dan tiga pesawat lagi.

Purnomo mengatakan, pengadaan pesawat tempur Sukhoi itu sangat dimungkinkan karena pemerintah Rusia siap menyediakan berapa pun jumlah pesawat tempur itu sesuai dengan permintaan Indonesia. Ia juga menayatakan, selain pesawat Sukhoi, Kementerian Pertahanan bersama Mabes TNI serta Mabes TNI AU juga akan membeli jenis-jenis pesawat lainnya seperti F-16 serta pesawat pengganti Hawk dari Australia.

Sementara itu, ketika ditanya tentang senjata di pesawat Sukhoi, Menhan mengakui bahwa ketiga pesawat Sukhoi terakhir itu memang tidak dilengkapi senjata rudal. Hal itu, katanya, antara lain disebabkan karena pabrik senjata berbeda dengan pabrik Sukhoi itu sehingga tidak menjadi satu paket.

Namun Purnomo menegaskan, sekali pun Sukhoi tidak dilengkapi dengan rudal, TNI kini sudah memesan bom dari Turen, Jawa Timur. Di Turen, Malang, terdapat pabrik amunisi milik PT Pindad yang mempunyai spesialisasi untuk menghasilkan amunisi dan juga senjata.

Reporter : Antara
Redaktur : Budi Raharjo
Mimpi yang paling benar ialah (yang terjadi) menjelang waktu sahur (sebelum fajar)((HR. Al Hakim dan Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  Dochy Selasa, 6 Maret 2012, 16:38
Bukany indo mw buat pesawat ya eagle ya?
Ya harusnya beli dari rusia aja biar gak gampang d embargo.
  Rony Rabu, 20 Juli 2011, 19:44
Beli terus gak papa ,tapi kapan mandirinya ,kitakan negara besar + kaya

Kapan indonesia bisa buat senjata sendiri yang canggih
  vie Minggu, 27 Februari 2011, 09:49
beli aja pesawat dari rusia sudah jelas" negara itu baik pada kita gak kaya negara" barat apabila mau digunakan harus mendapat persetujuan apa lagi embargo suku cadangnya.
  okipret Kamis, 10 Februari 2011, 15:53
mendingan belajar buat pesawat,,,dari pada beli dari luar n gampang di embargo oleh penjualnya,,,kan lek mau perang jadi berabe,,,,,
yo gak cuy ???
  winslo Kamis, 9 Desember 2010, 14:23
setujuuuuu ......

  VIDEO TERBARU
Jumlah Pengunjung Meningkat, Ancol Terus Berbenah
JAKARTA -- Sebagian besar warga Jakarta kebanyakan habiskan libur panjang keluar kota. Meski begitu, wisata pantai Ibu Kota tak kehilangan pesonannya. Seperti pantai di...