
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), M Jusuf Kalla (JK), berharap Indonesia bersikap tegas dalam memperundingkan batas wilayah negara dengan Malaysia. "Ini kan sangat teknis sekali jadi memang makan tempo tapi kita harus tegas mempertahankan wilayah sesuai dengan aturan internasionalnya ini," kata Kalla di sela apel siaga Palang Merah Indonesia (PMI) di Silang Monas Jakarta, Ahad (5/9).
Menurut rencana, pada 6 September 2010, kedua pemerintah akan melakukan pertemuan di Kota Kinabalu, Negara Bagian Sabah, Malaysia, dengan agenda membahas masalah perbatasan. Perundingan yang dilakukan meliputi batas wilayah darat dan maritim, termasuk di wilayah selat Singapura, perairan Sulawesi, atau perairan Ambalat. "Tim perunding kita harus ahli dan dengan bukti-bukti," ujar Kalla.
Sehubungan dengan sering terjadinya ketegangan diperbatasan sudah saatnya kita membangun batas batas wilayah agar dapat mewariskan kepada anak anak untuk membebaskan beban yang hanya berkutet masalah batas2 wilayah. mulailah untuk membuat perbatasan, 1,6 triliun jangan untuk gedung DPR/MPR tapi untuk perbatasan.
BalasHaruskah perbatasan antar RI dgn M'sia JANGAN diambil gampang? Sempadannya merangkumi daratan & maritim yg harus ditandai pd dokumentasi berskala tepat & unit GPS pd semua lokasi ditetap. Perundingan 6 Sept. 2010, Pres. SBY (RI) HARUS BERTEGAS & PM NAR (M.sia) MESTI JELAS ttg batas antar negara. KEKALKAN KEHARMONIAN.
Balasharusnya pak JK yang jadi presiden biar Indonesia lebih tegas dan berani dengan malaysia
Balas