Menkes: Sinabung Belum Perlu Rumah Sakit Darurat

Jumat, 03 September 2010, 06:41 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Meskipun para pengungsi Gunung Sinabung mulai terkena penyakit, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih menilai belum perlu didirikan rumah sakit darurat di pengungsian karena masih dapat ditangani posko kesehatan. "Sejauh ini tim kesehatan masih mampu melayani para pengungsi, belum perlu rumah sakit darurat," kata Menkes ketika ditemui usai rapat koordinasi evaluasi "Sail Banda 2010" di Jakarta, Kamis.

Para pengungsi juga telah memanfaatkan pemeriksaan gratis di posko kesehatan sebaik-baiknya di mana lebih dari 2.000 pengungsi telah mendapatkan pengobatan gratis. Bukan hanya penyakit akibat letusan gunung Sinabung beberapa waktu lalu, tim kesehatan disebut Menkes juga memberikan pengobatan bagi semua penyakit yang diderita pengungsi. "Siapa pun boleh berobat, sepanjang di tempat pengungsian," katanya.

Infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) disebut Menkes merupakan penyakit yang paling banyak diderita pengungsi karena paparan debu vulkanik hasil letusan gunung. Namun Menkes menyangkal bahwa telah terjadi kejadian luar biasa di pengungsian. "Tidak ada diare di pengungsian," katanya.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan telah menyalurkan lebih dari 60 ribu masker ke tempat-tempat pengungsian untuk antisipasi serangan ISPA. Menkes dijadwalkan berkunjung ke tempat pengungsian dalam beberapa hari ke depan untuk melihat langsung kondisi pengungsi.

Redaktur: Krisman Purwoko
Sumber: ant
Dari Nabi saw., seorang jatuh dari untanya dan meninggal dunia. Lalu Nabi saw. bersabda: Mandikanlah ia dengan daun bidara, kafanilah dengan kedua pakaiannya, dan janganlah engkau tutup kepalanya, sesungguhnya Allah akan membangkitkannya pada hari kiamat dalam keadaan bertalbiah.(HR Muslim)
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -  Batalnya pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi tidak akan berpengaruh terhadap jalannya program penghematan BBM bersubsidi. Sebab,...