
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Polri siap mengamankan kebijakan Menteri Agama RI untuk membubarkan Jamaah Ahmadiyah. Kabareskrim Polri, Komjen Pol Ito Sumardi, menegaskan, akan mengamankan setiap kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan penegakan hukum.
"Kebijakan pemerintah itu wajib. Polri harus mendukung, memberikan pelayanan, dan perlindungan," ujar Ito di Bareskrim Mabes Polri, Selasa (31/8).
Meski demikian, Ito mengharapkan agar pihak-pihak yang bertikai mengedepankan musyawarah dalam kasus Jamaah Ahmadiyah tersebut. Menurut Ito, Jamaah Ahmadiyah bukan merupakan pihak yang harus dimusuhi. "Mereka itu bukan musuh kita, mereka saudara kita. Mungkin ada perbedaan penafsiran," jelasnya
Sebelumnya, Menteri Agama Suryadharma Ali menyatakan, Ahmadiyah sebaiknya dibubarkan. Sebab, selain secara jelas telah menyimpang dari ajaran Islam, aktivitas Ahmadiyah memiliki resistensi memicu persoalan yang berkelanjutan di masyarakat. ”Jika tidak dibubarkan masalah akan tak terkendali,” ujar dia kepada Republika usai menghadiri Rapat Kerja Gabungan Menag dengan Komisi II, III dan VIII, DPR-RI di Jakarta, Senin (30/8)
Ahmadiyah, jelas Suryadharma, telah melanggar Undang-undang No.1/ PNPS tahun 1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama. Selain itu, Ahmadiyah tidak juga tidak mengindahkan SKB Tiga Menteri No 3/2008 tentang Larangan Penyebaran dan Aktivitas Ahmadiyah.
Barang siapa bersaksi bahwa Alloh swt sebagai Tuhan dan nabi Muhammad sebagai nabi dan rasul yang terakhir maka dia yang berhak menganut agama islam di dunia dan akherat kelak...jangan coba coba mengaku islam kalau tidak bersyahadat ingat firman Alloh swt Innadinna indalallohil islam
Balasshofwah & karim...kalau cukup berdoa & tuhan bertindak.. jangan buat lagi agama yg aneh2 & tak usah bangun greja..tunggu aja tuhan bertindak ..Lol!
BalasAhmadiyah bikin agama sendiri saja kalau ingin aman. Jangan bawa2 Islam yang nabi terakhirnya PASTI Muhammad SAW.
BalasBukti nyata bahwa beda penafsiran dgn Islam akan disikat habis , termasuk umat lain ( gereja dibakar , tempat ibadah orang Kristen ditutup dll ) , hati2 dgn doa umat yg tertindas , tsunami Aceh 200.000 jiwa lebih mati , gempa Padang , dll cukup berdoa dan Tuhan yg bertindak . Tuhan tdk perlu dibela tapi disembah.
Balasmenteri agama mulai berani menggantikan posisi Allah nih... siapa selanjutnya??
Balas