Jumat, 18 Jumadil Akhir 1435 / 18 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

WHO: Anak Lebih Berisiko Kecelakaan Lalu Lintas

Jumat, 13 Agustus 2010, 07:25 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID,SRAGEN--Petugas Medis Darurat dan Kemanusiaan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dr. Vijay Nath Kyaw Win mengatakan, kalangan anak di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, memiliki risiko tinggi menjadi korban kecelakaan lalu lintas."Kondisi tersebut terjadi karena banyak dari masyarakat di kawasan tersebut yang tidak sadar dalam menjaga keselamatan jiwa saat berlalu lintas," kata Vijay Nath di Sragen, Kamis.

Dia mencontohkan pada banyak kasus di jalan raya Indonesia, pengguna sepeda motor banyak yang berboncengan lebih dari dua orang, di antaranya terdapat anak. "Bahkan, banyak dari kalangan anak tidak dikenakan helm oleh orang dewasa yang menyertai mereka ketika berkendara sepeda motor di jalan raya," kata dia.

Dia mengatakan, kondisi tersebut tidak hanya diperparah oleh ketidaksadaran masyarakat pengguna jalan, tetapi juga kurang pedulinya pemerintah dan kalangan industri dalam memberikan perlindungan pengguna jalan. "Saat ini helm khusus anak-anak belum banyak diproduksi dibandingkan helm untuk orang dewasa," kata dia.

Di samping itu, lanjut Vijay, pemerintah di negara-negara berkembang di kawasan Asia Tenggara juga belum menerapkan sistem integrasi pengamanan pengguna jalan dari potensi kecelakaan lalu lintas. "Kerja sama intansi-instansi terkait, seperti Departemen Perhubungan, Kepolisian, Departemen Kesehatan, dan intansi-instansi terkait lainnya sangat dibutuhkan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, terutama bagi keselamatan anak-anak" kata dia.

Selama ini, menurutnya, banyak negara berkembang di Asia Tenggara belum menerapkan hal tersebut, setiap intansi terkait masih berjalan sendiri dalam melaksanakan tugas mereka terkait lalu lintas. Dia mengatakan, setiap tahun kalangan anak-anak hingga umur 19 tahun yang tewas akibat kecelakaan rata-rata sekitar 830.000 di dunia, 260.000 di antaranya meninggal karena kecelakaan lalu lintas. "Sekitar 95 persen di antara korban kecelakaan lalu lintas tersebut berasal dari negara-negara berkembang," kata Vijay Nath Kyaw Win.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Sragen Untung Wiyono mengatakan, kondisi banyaknya anak menjadi korban kecelakaan lalu lintas, khususnya di Indonesia disebabkan pola pikir masyarakat yang salah dalam berlalu lintas. "Selama ini banyak dari kalangan masyarakat yang menganggap remeh fungsi helm dalam berkendara sepeda motor," kata Untung.

Redaktur : Krisman Purwoko
Sumber : ant
Para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya ketika saling berjumpa di hari Ied mereka mengucapkan: Taqabbalallahu Minna Wa Minka (Semoga Allah menerima amal ibadah saya dan amal ibadah Anda)(HR Imam Ahmad dalam Al Mughni (3/294))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar