DPR Minta Infotainment Dihentikan Selama Ramadhan

Friday, 30 July 2010, 01:24 WIB
DPR Minta Infotainment Dihentikan Selama Ramadhan
Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Komisi I DPR mengimbau semua stasiun televisi menghentikan tayangan infotainment selama bulan Ramadhan. Malam nanti, imbauan ini secara resmi akan disampaikan Komisi I DPR dalam rapat dengar pendapat dengan perwakilan stasiun televisi.

''Selama bulan puasa, tayangan infotainment harus dihentikan,'' pinta anggota Komisi I DPR, Ramadhan Pohan, di gedung DPR, Jakarta, Kamis (29/7).

Menurut Ramadhan, stasiun-stasiun televisi harus menghormati pelaksanaan ibadah puasa umat Islam. Agar khusyuk melaksanakan ibadah puasa, lanjutnya, umat Islam harus terhindar dari tayangan infotainment  yang mengandung gosip, ghibah, atau pergunjingan aib seseorang.

Anggota Komisi I DPR lainnya, Tantowi Yahya, menjelaskan imbauan yang disampaikan Ramadhan baru bersifat wacana. Wacana tersebut baru akan menjadi keputusan usai Komisi I melaksanakan RDP dengan perwakilan-perwakilan stasiun televisi. ''Nuansanya semua fraksi memang setuju tayangan infotainment dihentikan selama puasa, nanti malam kita plenokan,'' ujarnya.

Redaktur: Budi Raharjo
Reporter: Andri Saubani
Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya. (QS Al-Baqarah [2]:82)
ronia, Saturday, 31 July 2010, 01:03

Komisi I DPR mengimbau semua stasiun televisi menghentikan tayangan infotainment selama bulan Ramadhan, ini kerna info nya masalah isu porno..takut batal puasa DPR-nya...

Balas
susilo nugroho, Thursday, 29 July 2010, 22:22

Setuju! Stop acara infotainment!!

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -  Batalnya pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi tidak akan berpengaruh terhadap jalannya program penghematan BBM bersubsidi. Sebab,...