PEMALANG--Teka- teki siapa pria yang tewas dalam penggrebekan di warnet Multiplus, Jl Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan memang mulai terkuak.
Konfirmasi Polisi yang sangat ditunggu menyebut pria bersenjata revolver itu sebagai Dul Matin alias Ammar Usman (42). Meski begitu, pihak keluarga masih belum meyakini jika jenazah tersebut merupakan jasad Dul Matin yang bernama kecil Joko Pitono.
Salah seorng kerabat Jazuli membenarkan bahwa sampel DNA ibu Dul Matin, Hj Masrijati (68) dan kakaknya Azam Ba'abud (46), memang pernah diambil. Sampel DNA tadi yang dijadikan rujukan. Namun keluarga toh masih belum percaya.
"Kami belum sepenuhnya mempercayai hal ini. Sebab belum melihat langsung ciri- ciri fisik jenazahnya," ujar Jazuli. Meski tidak yakin korban adalah Dul Matin, keluarga menyatakan siap menerima jenazahnya dan mau memakamkannya di Petarukan, Pemalang.
Masyarakat setempat juga tidak keberatan Dul Matin dimakamkan. "Keluarga besarnya tetap baik dengan siapa saja dan kami juga memandang keluarga Dul Matin yang baik dengan tetangga,'' ujar seorang tetangga.
Kabar meninggalnya Dul Matin membaut ibunya Hj Masrijati, terpukul. Untuk sementara ia diungsikan ke rumah anaknya yang lain di Tegal.