Friday, 6 Safar 1436 / 28 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Jelang Muktamar, PWNU Jatim Kantongi Tiga Nama

Tuesday, 09 March 2010, 04:02 WIB
Komentar : 0
SURABAYA — Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur (PWNU Jatim) Mutawakkil Alallah, menyebut pihaknya saat ini mengantongi tiga nama figur kyai yang akan diusung menjadi calon Ketua Umum PBNU dalam ajang Muktamar NU ke-32, di Makassar, Sulawesi Selatan, dua pekan mendatang. Menurut Mutawakkil, ketiga nama orang calon pengganti KH Hasyim Muzadi tersebut adalah Ketua PBNU Said Agil Siradj, Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Tebu Ireng Sholahudin Wahid, dan Ketua PBNU Ahmad Bagja. “Sementara ini, dari penilaian kami hanya tiga orang itu yang layak menduduki kursi tertinggi di organisasi NU,” jelas Mutawakkil, seusai membuka acara Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) PWNU Jatim, di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Senin (9/3). Mutawakkil melanjutkan, PWNU Jatim mengusung tiga nama tokoh tersebut dikarenakan ketiganya memiliki basis kompetensi yang saling berbeda. Jika Said Agil Siradj dinilainya cerdas, pintar dan berkompeten, Sholahudin disebutnya sebagai pribadi yang rendah hati dan selalu tawadhu. Sedangkan Ahmad Bagja dikatakannya memiliki keunggulan bakal mendedikasikan waktunya hanya untuk mengurusi masalah NU semata. Meski perhelatan Muktamar ke-32 di Makassar semakin dekat, pihaknya tetap tak bisa langsung mengerucutkan dukungan kepada satu nama disebabkan masih dalam tahap pengkajian mendalan terkait ketiga orang yang diusung menjadi calon Ketua Umum PBNU tersebut. “Kami masih mengkaji secara mendalam ketiga figur terbaik yang dimiliki NU tersebut. Sehingga, kami masih belum bisa memutuskan bakal mengusung satu orang, sebab ketiganya merupakan kader terbaik yang dimiliki NU,” sebutnya. Dalam Muskerwil PWNU Jatim yang diikuti 44 PCNU kabupaten/kota se-Jatim tersebut, Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim, H Agoes Ali Masyhuri, menyebut terdapat sembilan kriteria calon pemimpin yang layak menahkodai NU. Menurut Pengasuh Ponpes Bumi Shalawat Tulangan, Sidoarjo, tersebut, hanya pemimpin yang memiliki jiwa perintis, penyelaras, pemberdaya, panutan, visioner, berkemauan kuat, berintegritas, amanah, dan mandiri, yang layak menduduki kuris Ketua Umum PBNU. Jika ada kader NU yang kurang tak bahkan tak memiliki kesembilan kriteria itu, mending yang bersangkutan tak usah mau diusung dalam perhelatan Muktamar NU ke-32 di Makassar nanti.
TAGS # #
Redaktur : Siwi Tri Puji B
Allah pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: Jadilah. Lalu jadilah ia. (QS.Al-Baqarah [2]:117)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Berseluncur di Situs Pertemanan Penuh Pesan Kebaikan
JAKARTA -- Menciptakan media sosial untuk berdakwah. Itulah latar belakang dari hadirnya salingsapa.com. Iyan Harlan selaku pengelola menjelaskan, berdakwah melalui sebuah web itu...