Fadli Zon Bakal Maju Jadi Cagub Sumbar

Fadli Zon Bakal Maju Jadi Cagub Sumbar

Jumat, 25 Desember 2009 01:47 WIB
PADANG--Wakil Ketua Umum DPP Gerindra, Fadli Zon, hampir dipastikan maju sebagai bakal calon gubernur (cagub) Sumbar 2010-2015."Saya baru saja dapat sms dari Fadli Zon yang mengatakan hampir pasti maju sebagai bakal cagub Sumbar," kata Sekretaris DPD Gerindra Sumbar, Abel Tasman, di Padang, Kamis.
Abel juga mengaku mendapat pesan dari Fadli Zon untuk mengatasi sejumlah masalah yang dihadapi terkait pencalonan. Di antara masalah dimaksud adalah siapa yang mungkin menjadi kandidat wakil, dan bagaimana peta kekuatan di Sumbar. Anggota DPRD Sumbar itu mengatakan, Fadli Zon berharap agar menghitung lagi tingkat elektabilitasnya, sesuai perkembangan perpolitikan di Sumbar.
Abel memperkirakan, kalau Fadli Zon maju sebagai cagub, besar kemungkinan sejumlah politisi muda asal Sumbar, seperti Jeffrie Geovanie (Golkar), dan Indra J Piliang (Golkar), tidak akan maju sebagai cagub. Gerindra saat ini hanya memiliki empat kursi di DPRD Sumbar. Untuk bisa mengusung cagub, sebuah partai atau gabungan partai mesti memiliki minimal sembilan kursi.
Terkait hal itu, kata Abel Tasman, Gerindra sejak awal sudah melakukan komunikasi dengan partai lain, seperti PDIP yang memiliki tiga kursi, dan PBR dua kursi. Abel mengatakan ajang pilkada, sangat berbeda dengan pemilihan legislatif. Pada pilkada, mesin partai tidak jalan. Karena itu, popularitas seorang kandidat sangat menentukan.
Dalam kaitan itu, Gerindra melihat figur Fadli Zon sangat tepat memimpin Sumbar lima tahun mendatang. "Sumbar membutuhkan figur yang progresif. Gubernur ke depan mesti memiliki visi, kemampuan leadership, manajemen pemerintahan, dan punya entrepreneurship," kata dia.
Menurut dia, Fadli Zon memiliki kapasitas pribadi yang lebih dari cukup. Hanya saja diakui, sebagai putra Sumbar yang besar di rantau, Fadli Zon mesti didukung oleh wakil yang menguasai antropologi Sumbar. Fadli Zon lahir di Jakarta, 1 Juni 1971. Dia seorang kolumnis, penulis dan aktivis sosial politik.
Pria berkaca mata itu menyelesaikan pendidikan sarjana pada Program Studi Rusia, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia dan Master of Science (MSc) Development Studies dari The London School of Economics and Political Science (LSE) Inggris.  Dia banyak menulis buku di antaranya, Gerakan Etnonasionalis: Bubarnya Imperium Uni Soviet (Sinar Harapan, 2002); The IMF Game: The Role of the IMF in Bringing down the Soeharto Regime (IPS, 2004); Politik Huru Hara Mei 1998 (IPS, 2004); Politics of May Riots 1998 (Solstice, 2004).
Saat ini, dia menjabat Wakil Ketua Umum Gerindra, Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Hubungan Luar Negeri dan Organisasi Internasional (2004-2009), Direktur Eksekutif Institute for Policy Studies sejak 1997, Dewan Redaksi majalah sastra Horison sejak 1993, Pemimpin Redaksi Jurnal VISI sejak 1997, Dewan Redaksi Majalah Tani Merdeka sejak 2007.ant/kpo
Redaktur:


29 reads

Isi Komentar





atau login dengan Mahaka ID Anda