Warga Makassar Keluhkan Pelayanan Air Bersih
Kamis, 05 November 2009 06:49 WIB
MAKASSAR--Sejumlah warga kompleks perumahan di daerah timur kota Makassar mengeluhkan pelayanan air bersih sejak kemarau panjang melanda sebagian wilayah Sulawesi Selatan dan sekitarnya.
Warga perumahan kompleks Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Makassar Fitriani (26) di Makassar, Rabu, mengaku sudah dua bulan terakhir ini sulit memperoleh air bersih. "Sudah lama air PDAM tidak mengalir disini, biasanya kami ambil air bersih di sumur bor mesjid samping rumah," kata Ibu rumah tangga beranak dua ini.
Dia mengaku, hanya air sumur bor yang mampu kami peroleh, itu pun hanya di pakai mandi dan mencuci pakaian.
Hal sama dikeluhkan juga warga komples perumahan di Sudiang Raya, Makassar Vina (42) yang mengaku kesulitan memperoleh air bersih, sejak terganggunya layanan PDAM di wilayah timur Kota Makassar. "Susah sekali dapat air disini. Kalau ada biasanya kami beli, itu pun harganya mahal Rp5.000 per jerigen," keluhnya.
Ibu rumah tangga ini mengaku, hanya mampu membeli air bersih untuk kebutuhan memasak dan air minum, selebihnya seperti mencuci pakaian dan mandi biasanya ia dan anak-anaknya ke rumah keluarga terdekat.
Selain itu, warga kompleks perumahan yang berada di daerah timur kota Makassar itu juga mengeluhkan sulitnya memperoleh layanan PDAM melalui mobil tangki selama krisis air bersih.
"Kami sudah beberapa kali menghubungi PDAM, tetapi sampai sekarang mobil tangki belum datang kesini," keluh Ibu Erni yang juga berdomisili di kompleks Sudiang raya.
Humas PDAM Kota Makassar M Jufri Sakka pekan lalu mengaku telah menyiapkan layanan air bersih melalui mobil untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang krisis air bersih. "Kami menyiapkan telepon crisis center 0411-876777. Jadi masyarakat yang krisis air bersih dapat menelepon kami," ungkapnya.
Dia mengaku, layanan PDAM ke wilayah utara dan timur Kota Makassar terganggu, karena debit air dari Sungai Lekopaccing, Kabupaten Maros terbatas.
Akibat dari kondisi tersebut, lanjutnya, IPA II Panaikang dan IPA III Antang tidak dapat memasok air secara normal. Khusus IPA II Panaikang yang memasok wilayah utara Kota Makassar dalam tiga hari terakhir alirannya sangat minim. ant/pur
Warga perumahan kompleks Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Makassar Fitriani (26) di Makassar, Rabu, mengaku sudah dua bulan terakhir ini sulit memperoleh air bersih. "Sudah lama air PDAM tidak mengalir disini, biasanya kami ambil air bersih di sumur bor mesjid samping rumah," kata Ibu rumah tangga beranak dua ini.
Dia mengaku, hanya air sumur bor yang mampu kami peroleh, itu pun hanya di pakai mandi dan mencuci pakaian.
Hal sama dikeluhkan juga warga komples perumahan di Sudiang Raya, Makassar Vina (42) yang mengaku kesulitan memperoleh air bersih, sejak terganggunya layanan PDAM di wilayah timur Kota Makassar. "Susah sekali dapat air disini. Kalau ada biasanya kami beli, itu pun harganya mahal Rp5.000 per jerigen," keluhnya.
Ibu rumah tangga ini mengaku, hanya mampu membeli air bersih untuk kebutuhan memasak dan air minum, selebihnya seperti mencuci pakaian dan mandi biasanya ia dan anak-anaknya ke rumah keluarga terdekat.
Selain itu, warga kompleks perumahan yang berada di daerah timur kota Makassar itu juga mengeluhkan sulitnya memperoleh layanan PDAM melalui mobil tangki selama krisis air bersih.
"Kami sudah beberapa kali menghubungi PDAM, tetapi sampai sekarang mobil tangki belum datang kesini," keluh Ibu Erni yang juga berdomisili di kompleks Sudiang raya.
Humas PDAM Kota Makassar M Jufri Sakka pekan lalu mengaku telah menyiapkan layanan air bersih melalui mobil untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang krisis air bersih. "Kami menyiapkan telepon crisis center 0411-876777. Jadi masyarakat yang krisis air bersih dapat menelepon kami," ungkapnya.
Dia mengaku, layanan PDAM ke wilayah utara dan timur Kota Makassar terganggu, karena debit air dari Sungai Lekopaccing, Kabupaten Maros terbatas.
Akibat dari kondisi tersebut, lanjutnya, IPA II Panaikang dan IPA III Antang tidak dapat memasok air secara normal. Khusus IPA II Panaikang yang memasok wilayah utara Kota Makassar dalam tiga hari terakhir alirannya sangat minim. ant/pur
55 reads
Isi Komentar




