Kronologi Penggerebekan Teroris di Solo

Jumat, 18 September 2009, 05:58 WIB
Berita Terkait
Rabu, pukul 14.30 WIB : Petugas menjemput Rahmat Puji Prabowo di Pasar Gading, Solo. Petugas dengan diantar putrinya, Rohmah (9) ke tempat jualan warga Semanggi, RT 02/ RW VIII, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo.
2. Rabu, pukul 21.30 WIB : Petugas mendatangi Suratmin, Ketua RT 03 RW XIII, Kampung Kepuhsari, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo. Suratmin dibantu aparat melakukan evakuasi enam KK (Kepala Keluarga) yang berdekatan dengan rumah kontrakan Susilo. Warga diungsikan ke rumah Suratmin untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan 3.Rabu, pukul 22.30 WIB dua truk mengangkut Densus 88, kendaraan taktis (Rantis), dan sejumlah mobil pengangkut persenjataan dan amunisi masuk lokasi TKP (Tempat Kejadian Perkara). Beberapa saat kemudian regu tembak berada dekat TKP, berikut penempatan personil keamanan di ring satu, dua, dan tiga. Termasuk petugas lalu-lintas menutup akses jalan menuju lokasi. 4.Rabu, pukul 23.00 WIB petugas PLN masuk sekitar lokasi kejadian untuk mematikan jaringan listrik sebagian. Beberapa saat kemudian terdengar bunyi tembakan. Warga menghiraukan bunyi tembakan berkali-kali, dikira bunyi petasan memasuki lebaran hari raya. 5. Kamis, pukul 00.00 WIB dinihari petugas memberondong bertubi- tubi ke rumah yang saat itu dihuni sejumlah orang. Bunyin ledakan dahsyat sambil mengeluarkan asap merah membumbung tinggi. Ini ledakan tangki sepeda motor di dalam rumah akibat terkena tembakan. Rumah terbakar. 6. Kamis, pukul 01.00 WIB dinihari mobil pemadam kebakaran tiba di TKP. Kobaran api dapat dijinakan dalam waktu relatif singkat. Atap dan kerangka rumah ludes akibat dilalap di jago merah. 7. Kamis, pukul 03.00 WIB dinihari petugas melepas tembakan berkali-kali. Disaat umat Islam menjalankan makan sahur ibadah puasa tembakan berondongan tiada henti. Berhenti sesaat saat berkumandang adzan Subuh. 8. Kamis, pukul 05.00 WIB ribuan warga berbondong-bondong menuju TKP. Kebanyakan mereka sepulang dari masjid langsung ke lokasi kejadian. 9. Kamis, pukul 05.15 terjadi ledakan dahyat bom TNT dari aparat, hingga menggetarkan lingkungan sekitar, asap tebal membumbung dari rumah kejadian. Setelah itu, terjadi tembakan berondongan hingga memakan waktu lima menit. 10. Kamis, 05.39 WIB terjadi ledakan dahsyat bom TNT kedua dari aparat, Setelah itu dilancarkan berondongan tembakan hingga memakan waktu sekitar empat menit. Setelah itu petugas merapat ke dalam rumah yang sudah dalam kondisi porak-poranda. Dan, mengusung sejumlah jenazah. 11. Kamis, 05.50 WIB mobil jenazah masuk. Ini mobil jenazah yang ke empat yang masuk lokasi. Tiga buah mobil ambulance sebelumnya sudah ada di sana. 12. Kamis, 06.00 WIB sebuah mobil ambulan keluar membawa satu jenazah. 13. Kamis, 07.00 WIB empat jenazah diusung ke dalam mobil ambulance. Satu diantara korban -- wanita -- dalam kondisi kritis. Keempat jenazah diangkut ambulan. Kelima identitas korban Susilo, isterinya Putri Munawaroh kritis, Maruto, Urwah Bagus Budi Pranoto, seorang lagi Mr X. 14. Kamis, 07.30 WIB petugas selain melakukan olah TKP, juga mengumpulan sejumlah barang yang ditemukan darfi dalam rumah. Diantaranya, satu pucuk senjata laras pendek, senjata laras panjang jenis AK 74, dua laptop, delapan karung amunisi bahan peledak, satu bom rakitan siap meledak, dan sejumlah dokumen.  eds/itz
Redaktur:
Ibnu Abbas mengatakan bahwa Usamah membonceng Nabi dari Arafah sampai Mudzalifah. Kemudian beliau memboncengkan al-Fadhl dari Mudzalifah sampai ke Mina. Ia, berkata, "Nabi selalu membaca talbiyah dengan suara keras sehingga beliau melempar jumrah Aqabah."(HR Bukhari)
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -  Batalnya pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi tidak akan berpengaruh terhadap jalannya program penghematan BBM bersubsidi. Sebab,...