Thursday, 4 Syawwal 1435 / 31 July 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ratusan Petugas KPPS di Palu Terancam Dipidana

Tuesday, 14 April 2009, 08:44 WIB
Komentar : 0
PALU--Sebanyak 400 petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di Kota Palu, Sulawesi Tengah, terancam dipidana, kata Ketua Panwaslu Kota Palu, Ratna Dewi Pettalolo di Palu, Senin,

Mereka hingga memasuki hari keempat pascapelaksanaan pemilu legislatif belum juga menyerahkan berita acara pemungutan dan penghitungan suara, serta sertifikat hasil penghitungan suara kepada pihak Panwaslu kota setempat.

Dia mengatakan, seharusnya ratusan petugas KPPS itu sudah menyerahkan berita acara itu paling tidak dua hari setelah pelaksanaan pemilu.

Panwaslu Kota Palu sendiri baru menerima sekitar 200 berita acara dari KPPS, dari 670 KPPS yang ada di wilayahnya.

"Bahkan, kami terpaksa menjemput berita acara tersebut di lapangan," kata Ratna.

Sebanyak 400 petugas KPPS yang belum menyerahkan berita acara itu tersebar di tiga daerah pemilihan, dan terbanyak terdapat di Kecamatan Palu Barat, yang jumlahnya hampir mencapai 150 KPPS.

Menurut Ratna, penyerahan berita acara itu adalah kewajiban yang harus dijalankan oleh para petugas KPPS di tiap TPS, sebagaimana diatur dalam UU No 10 Tahun 2008 tentang Pemilu.

"Jika para KPPS bersangkutan belum juga menyerahkan hingga batas waktu yang ditentukan, maka mereka diancam dengan hukuman penjara maksimal 12 bulan, serta denda maksimal Rp12 juta," katanya.

Berdasarkan keterangan para petugas KPPS yang sudah menyerahkan berita acara, kata Ratna, sebagian besar petugas lainnya belum mengetahui kewajiban penyerahan berita acara itu kepada Panwaslu.

Kasus ini ini pun telah mulai diproses di pusat penegakan hukum terpadu/Gakkumdu Polres Palu dengan melakukan gelar perkara tindak pidana pemilu yang diikuti pihak Panwaslu, penyidik Reskrim Polres Palu, serta pihak kejaksaan setempat.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Palu Amran Bakir Nai mengaku baru mendengar kabar tersebut.

Pihak KPU Kota Palu sendiri merespon kabar tersebut, asalkan berdasarkan data yang absolut. "Jangan kita berandai-andai karena ini persoalan data," katanya.

Pihaknya juga menyangkal soal banyaknya petugas KPPS di daerahnya yang belum memasukkan berita acara ke pihak Panwaslu.

Dari hasil pemantauan di empat kecamatan di Kota Palu, pihak KPU Kota Palu tidak menemukan satu pun kendala berarti.

"Karena hampir seluruh proses rekapitulasi di setiap TPS sudah berjalan dengan baik, dan tidak terjadi kendala berarti. Jadi ini mungkin masalah waktu saja," katanya. ant/pur
Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya. (QS Al-Baqarah [2]:82)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar