Jumat, 28 Ramadhan 1435 / 25 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register
Home > >

Tempat Prostitusi Terselubung Menjamur di Kota Bekasi

Jumat, 18 Februari 2011, 11:02 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI SELATAN--Tempat prostitusi terselubung menjamur di sejumlah wilayah di Kota Bekasi. Namun, Pemerintah Kota Bekasi mengaku kesulitan menertibkan tempat tersebut. Alasannya, jumlah Pekerja Seks Komersial (PSK) hasil penertiban yang diterima di panti sosial terbatas.

Sejumlah lokasi menjamurnya tempat prostitusi tersebut antaralain berada di GOR Bekasi, terminal, Rawasemut (Margahayu), Kranji, Jatisampurna, dan Pangkalan Lima (Bantar Gebang). Sebagian tempat tersebut hanya menjadi lokasi mangkal PSK seperti di terminal, Rawasemut, dan GOR Bekasi.

Sementara di wilayah Kranji, kebanyakan tempat prostitusi terselubung menggunakan warung penjual jamu. Di wilayah Pangkalan Lima, lokasi tersebut menggunakan warung remang-remang yang tersebar di sepanjang jalan Naragong.

Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Dedi Juanda mengaku tempat-tempat tersebut menjadi langganan penertiban. Diakuinya, sejumlah tempat menjadi lokasi terselubung dengan kedok menjual jamu atau makanan. "Sebagian lagi hanya menjadi lokasi transaksi, tapi bisa dikatakan itu juga menjadi prostitusi terselubung, "ujarnya, Jumat (18/2).

Diungkapkannya, tempat prostitusi terselubung tersebut seringkali  sulit diidentifikasi. Pasalnya, pelayan toko atau penjualjamu juga berprofesi ganda sebagai PSK. "Kalau harus menertibkan, berarti kita seharusnya menertibkan para pelayan juga. Kadang profesi PSK ini sulit kita kenali. Bisa jadi ada diantara pelayan yang tidak berprofesi sebagai PSK, " terangnya.


Reporter : co1
Redaktur : Stevy Maradona
Orang yang bahagia ialah yang dijauhkan dari fitnah-fitnah dan orang yang bila terkena ujian dan cobaan dia bersabar((HR. Ahmad dan Abu Dawud))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar