Friday, 28 Ramadhan 1435 / 25 July 2014
find us on : 
  Login |  Register
Home > >

Hak Gelar Ospek Dicabut, Mahasiswa Trisakti Demo

Friday, 24 September 2010, 06:03 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, Jakarta--Tidak diberi izin menyelenggarakan orientasi siswa dan pengenalan kampus (ospek) 2010, ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Transpor (STMT) berunjuk rasa di halaman luar kampus yang terletak di Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, Kamis (23/9). Demo ini merupakan aksi kedua sejak Rabu kemarin.

Juru bicara aksi, Nasrullah, mahasiwa tingkat 5 Jurusan Manajemen Transpor Laut mengatakan, aksi ini dilakukan oleh gabungan mahasiswa yang berasal dari seluruh organisasi internal kampus, termasuk Keluarga Mahasiswa dan BEM STMT Trisakti.

Nasrul mengatakan, mereka kecewa dengan kebijakan kampus yang secara sepihak memutuskan acara ospek dilakukan sepenuhnya oleh pihak kampus, bukan lagi oleh BEM STMT Trisakti. Sementara itu, mahasiswa merasa penyelenggaraan ospek merupakan hak berorganisasi BEM STMT Trisakti yang telah dilakukan sejak 10 tahun lalu. ''Kami sudah konsep acara orientasi sejak tiga bulan lalu,” keluhnya.

Sejak Rabu hingga Jumat besok (24/9), pihak kampus STMT Trisakti menggelar orientasi mahasiswa baru. Selama acara ospek berlangsung, mahasiswa STMT Trisakti yang tidak mengisi acara dilarang memasuki kawasan kampus.

Reporter : Ditto Pappilanda
Redaktur : Endro Yuwanto
Mimpi baik adalah dari Allah, sedangkan mimpi buruk adalah dari setan. Maka seandainya kalian mimpi buruk, meludahlah ke arah kiri dan berlindunglah kepada Allah, karena dengan demikian (mimpi buruk) itu tidak akan memerangkapnya(HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar