Saturday, 1 Muharram 1436 / 25 October 2014
find us on : 
  Login |  Register
Home > >

Sebanyak 4.300 Personel Satpol PP Jakarta Amankan Ramadhan

Wednesday, 11 August 2010, 06:57 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Sedikitnya 4.300 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Daerah Khusus Istimewa Jakarta diterjunkan untuk menjaga ketertiban dan kekhusukan beribadah selama Ramadhan. Mereka akan menggelar operasi miras, pengemis, dan petasan secara simultan.

Kepala Satpol PP Jakarta, Effendi Anas, mengatakan 4.300 personel tersebut akan dibagi menjadi dua waktu kerja dan bertugas melakukan penjagaan selama 24 jam. "Sehari masuk, sehari libur," kata Effendi Anas, usai paparan keamanan Ramadhan dan Lebaran kawasan Jakarta di Balai Kota, Selasa (10/8).

Petugas Satpol PP ini, kata Effendi, akan melakukan penertiban dan menggelar razia setiap hari selama bulan puasa. Razia yang dilakukan antara lain untuk pemberantasan peredaran minuman keras, pemberantasan petasan, dan penertiban penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS). "Penertiban PMKS sudah berjalan 2 minggu ini," ujarnya.

Kepolisian Daerah Metro Jaya juga siap menjaga situasi Ramadhan dan Lebaran lebih kondusif di Jakarta. Pengamanan akan difokuskan pada jam-jam khusus, mulai dari saat berbuka puasa, shalat tarawih, malam hari, hingga sahur.

Polisi juga menyiapkan petugas keamanan di rumah-rumah yang ditinggal penghuninya. "Rumah-rumah yang juga ditinggalkan penghuninya untuk mudik Lebaran, kita amankan juga,' ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen  Timur Pradopo.

Menurut Timur, pengamanan kawasan perumahan dan tempat tinggal dilakukan dengan menggiatkan siskamling dan satuan pengaman daerah setempat. Timur tidak memaparkan berapa jumlah personel yang akan diturunkan dalam menjaga keamann situasi Jakarta agar lebih kondusif selama Ramadhan dan Lebaran.

Polda Metro Jaya juga akan fokus mengamankan tempat hiburan yang dianggap melanggar aturan yang terlebih dahulu dikoordinasikan bersama Pemprov DKI bersama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta. "Pertama Pemprov DKI yang akan melakukan penertiban, jika ada unsur pelanggaran pidana akan diserahkan ke polda," ujar Timur.

Reporter : Muhammad Fakhruddin
Redaktur : Arif Supriyono
Rasulullah saw. bersabda: Janganlah engkau berdusta mengatasnamakan aku, karena sesungguhnya orang yang berdusta atas namaku, maka ia akan masuk neraka.(HR. Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ini Tugas Kopassus di Era Presiden Baru
JAKARTA -- Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus telah memiliki pemimpin baru yaitu Mayjen TNI Doni Monardo. Bertepatan dengan penggantian presiden baru, ada beberapa hal...