Kamis, 29 Zulhijjah 1435 / 23 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register
Home > >

Habibie Resmikan Klinik Mata Hasri Ainun Habibie

Senin, 09 Agustus 2010, 04:48 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID,BOGOR--Untuk mengenang jasa-jasa dan dedikasi almarhumah Hasri Ainun Habibie, pengurus Perkumpulan Penyantun Mata Tuna Netra Indonesia (PPMTI) / Bank Mata Indonesia sepakat mengabadikan nama beliau pada Klinik Mata. Ahad (8/8), Klinik Mata Dr. Hasri Ainun Habibie yang terletak di Gedung P4K, Jalan Semeru, Kota Bogor diresmikan.

“Pemberian nama ini juga sudah mendapatkan ijin dari Bapak H.B.J.Habibie, arti nama tersebut ternyata sangat tepat dan memberi makna yang dalam bagi klinik ini,” kata Sekretaris PPMTI Pusat, Dr. Cahyono, Ahad (8/8) saat peresmian Klinik Mata Dr. Hasri Ainun Habibie. Di klinik ini nantinya juga akan dilaksanakan kegiatan bakti sosial seperti operasi katarak

Perkumpulan Penyantun Mata Tuna Netra Indonesia (PPMTI) didirikan pada 31 Juli 1969. Tujuannya untuk mencegah kebutaan. Selain itu juga mengusahakan pemulihan penglihatan tunanetra melalui pencangkokan kornea. Namun sayangnya, karena berbagai kendala, selama ini gedung tersebut relatif terbengkalai. Gedung ini pun difungsikan kembali 21 februari lalu sebagai sarana kesehatan mata.

Keberadaan Klinik Mata ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat Bogor. “Semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat Bogor. Karena di sini juga ada operasi katarak, jadi tidak usah pergi jauh-jauh,” kata Ing. B.J.Habibie kepada wartawan usai meresmikan Klinik Mata Dr. Hasri Ainun Habibie.

Selain menjadi sarana pelayanan kesehatan, Klinik Mata Dr. Hasri Ainun Habibie ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi dokter Spesialis Mata.

Reporter : C31
Redaktur : taufik rachman
Celaka bagi orang yang bercerita kepada satu kaum tentang kisah bohong dengan maksud agar mereka tertawa. Celakalah dia...celaka dia. ((HR. Abu Dawud dan Ahmad))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Zulkifli Hasan: Halal Itu Budaya Indonesia
JAKARTA -- Predikat negara dengan penduduk mayoritas Islam terbesar di dunia, membuat produk halal menjadi sesuatu yang penting di Indonesia. Bahkan Ketua MPR...