FPI Ancam Tutup Paksa Tempat Hiburan

Senin, 09 Agustus 2010, 01:33 WIB
Berita Terkait

REPUBLIKA.CO.ID,DEPOK- Front Pembela Islam (FPI) Depok mengancam akan menutup paksa tempat maksiat yang ada di Depok jika tetap beroperasi di saat Ramadhan.

“ Kalau ada yang masih buka saat puasa, kami akan lakukan tindakan tegas. Kami akan tutup tempat tersebut,” kata Ketua FPI Depok, Habib Idrus Al-Qodri sesaat setelah melakukan konvoi ulang tahun FPI, Ahad (8/8).

Meski demikiam, ia mengaku telah bekerjasama dengan pihak Polres Depok. Namun, ia berjanji jika pemilik masih berkeras membuka usahanya, mereka akan lakukan sweeping.Dari data yang dikumpulkan FPI, beberapa titik disinyalir menjadi area ini. Diantaranya Cimanggis, Juanda, Margonda, Depok Dua dan wilayah Sawangan.

FPI pun meminta pemerintah Depok bertindak tegas pada semua usaha yang mengandung maksiat seperti cafe dan diskotik. Bahkan organisasi ini meminta pemerintah membuat Peraturan Daerah (Perda) yang berisi penutupan tempat usaha ini.

Sementara itu, Pemkot Depok berjanji akan memberi sanksi tegas pada tempat hiburan yang masih buka di bulan Ramadhan. Hal ini diutarakan Wakil Wali Kota Depok Yuyun Wirasaputra beberapa waktu lalu.

“ Kita sudah memberikan surat agar tempat hiburan, seperti hiburan malam, karaoke, café, serta rumah makan dan segala sesuatu yang dapat mengganggu ketenangan di bulan puasa,” katanya. “ Kami pun akan memberi sanksi pada sejumlah pihak yang tetap membuka,”.

Hal senada juga diutarakan Kepala Satpol PP Depok, Sariyo Sabani. Ia mengatakan surat edaran sudah diberikan tanggal 26 Juli lalu. Ia mensinyalir ada 300 tempat maksiat yang tersebar di 11 kecamatan. "Kalau mereka tak menuruti ini, kami akan layangkan surat untuk menutup usaha itu selamanya," katanya.    

Redaktur: taufik rachman
Reporter: C21
Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda :"Islam dibangun diatas lima(landasan; persaksian tidak ada ilah selain Allah dan sesungguhnya Muhammad utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, haji dan puasa Ramadhan ".(HR Bukhari)
yunus junaedi, Selasa, 10 Agustus 2010, 00:35

saya mendukung apa yang di lakukan Fpi dengan penutupan tempat pengantar manusia ke neraka dunia akherat dan pasti penyengsara anak isteri, pengkorup uang negara untuk foya foya di tempat ini. hidup..fpi...forever..Insyaalah..!

Balas
affan, Senin, 9 Agustus 2010, 14:31

sangatlah indah kedengaranya para pemimpin kt klo bermaklumat..tutup aja pak smua tempat hiburan yg berbauh prostitusi dan tolak mentah2 amplop yg akan disodorkan ke bapak. Insya Allah pemimpin kt akan slamat dunia akhirat.

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -  Batalnya pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi tidak akan berpengaruh terhadap jalannya program penghematan BBM bersubsidi. Sebab,...