Minggu, 29 Safar 1436 / 21 Desember 2014
find us on : 
  Login |  Register
Home > >

Banjir Muara Gembong Meluas, Warga Akhirnya Mengungsi

Rabu, 24 Maret 2010, 06:36 WIB
Komentar : 0


BEKASI--Banjir yang melanda kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, meluas akibat dari tanggul yang ada di desa Pantai Bhakti jebol sepanjang 70 meter, Selasa (23/3).

Camat Muara Gembong Herman Susilo, mengatakan, jumlah area permukiman yang terendam bertambah. Sebelumnya sekitar 3 ribu rumah kini mencapai 4.698 rumah.

Pada Ahad lalu (21/3) di Desa Pantai Bhakti hanya 80 kepala keluarga yang menjadi korban, tetapi karena tanggul di desa tersebut jebol saat ini mencapai 1.125 kepala keluarga.

Ketinggian air di dalam rumah, lanjut Herman, antara 40-120cm. Saat ini sebagian warga sudah mau mengungsi di kantor desa dan rumah kepala desa setempat.

Pihak Kecamatan Muara Gembong sudah mendirikan dapur umum di samping Kantor Desa Pantai Bhakti, tempat menginap para pengungsi. Herman mengatakan, bantuan bahan pokok seperti mie instan, beras, serta air mineral masih kurang. ''Kebutuhan makan minum pengungsi belum terpenuhi dengan baik, bantuan bahan pokok masih minim,'' keluhnya.

Sebelumnya, Bupati Bekasi Sa’duddin mengatakan, telah menyalurkan bantuan bahan pokok ke lokasi banjir. warga diminta untuk bersabar, karena pendistribusian bantuan belum bisa dengan cepat. ''Bantuan akan terus kami salurkan, yang penting sekarang keselamatan warga,'' ujarnya.

Selain kecamatan Muara Gembong, saat ini banjir sudah melanda tiga kecamatan yang berada di bantaran Sungai Citarum. Yaitu Kecamatan Pebayuran sebanyak 70 rumah, Kecamatan Keungwaringin 100 rumah, serta Kecamatan Cabang Bungin 450 rumah.

TAGS # #
Reporter : Maryana
Redaktur : Endro Yuwanto
Anas Ra, pembantu rumah tangga Nabi Saw berkata, “ Aku membantu rumah tangga Nabi Saw sepuluh tahun lamanya, dan belum pernah Beliau mengeluh “Ah” terhadapku dan belum pernah Beliau menegur “kenapa kamu lakukan ini atau kenapa tidak kau lakukan ini.((HR. Ahmad))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Anies Baswedan: SMK Harus Mulai Lirik Dunia Maritim
JAKARTA — Menteri Pendidikan Menengah Dasar dan Kebudayaan, Anies Baswedan mengharapkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melirik potensi laut. Bilamana moda transportasi darat telah...