Patung Obama Didesak Diturunkan
Selasa, 15 Desember 2009 04:48 WIB
JAKARTA--Desakan masyarakat DKI Jakarta untuk menurunkan patung Obama yang terdapat di Taman Menteng Jakarta semakin besar. Desakan yang cukup besar berasal dari para pengguna situs jejaring sosial, Facebook. Mereka membuat sebuah grup Facebook bertajuk “Turunkan Patung Barack Obama di Taman Menteng”.
Grup yang baru dibuat beberapa hari tersebut, sudah disesaki oleh 3.555 anggota. Mereka umumnya menghujat pemerintah yang memberikan izin dibangunnya patung Obama di taman tersebut. Pembuat grup tersebut, Heru Nugroho dalam grup tersebut menyatakan, Republik Indonesia mempertanyaan alasan pendirian patung tersebut. “Apa visi dari pembangunan monumen Barack Obama? Adakah manfaatnya bagi masyarakat?” ujarnya pada laman situs tersebut.
Menurutnya, Barack Obama mungkin memang pernah menjalani masa kecil di sebuah rumah di bilangan Menteng Jakarta Pusat dan mengukir sejarah sebagai Presiden Amerika. “Akan tetapi Barack Obama adalah seorang warga negara Amerika. Dirinya bukan siapa-siapa bagi sejarah bangsa Indonesia yang berdaulat dan berjati diri sebagai bangsa merdeka,” katanya.
Dia merasa, Barack Obama tidak (atau belum) memiliki kontribusi yang penting untuk Bangsa Indonesia. “Jika boleh dibilang, Obama hanya pernah numpang makan dan berak di Menteng saja. Selanjutnya hari harinya adalah kehidupan sebagai orang Amerika,” tuturnya. Menurutnya, Monumen Barack Obama di Taman Menteng harus segera dibongkar dan diturunkan, karena tidak harmonis dengan warna dan wajah keindonesiaan. “Bukankah masih banyak pahlawan-pahlawan Indonesia yang layak mendapatkan penghargaan itu, satu contoh misalnya adalah Bung Ali Sadikin,” ujar Heru.
Sejumlah anggota grup Facebook tersebut juga mengajukan nama-nama orang Indonesia yang lebih pantas dibikinkan monumen. Mulai dari Suharto, Benjamin Sueb, Mbah Surip, Prita hingga tokoh-tokoh yang terkait penyalahgunaan dana Bank Century. “Masih banyak tokoh-tokoh Indonesia yang layak dibanggakan dan dikenang jasanya oleh bangsa Indonesia. Dan jelas Barrack Obama tidak termasuk didalamnya,” ujar salah satu anggota grup tersebut, Winda Agustine.
Menanggapi banyaknya penolakan yang ditujukan terhadap pendirian monumen tersebut, Ketua Yayasan Friends of Obama, Ron Muller sangat menyayangkannya. “Saya rasa ini menyedihkan. ada sedikit orang dari banyak orang yang mendukung patung ini,” katanya. Menurutnya, ini bukan patung Presiden AS, tapi patung anak kecil yang pernah bersekolah dan tinggal di Indonesia. “Yang suka makan bakso, sate, dan nasi goreng,” ujarnya.
Ron menghargai komentar negatif yang ditujukan sejumlah orang kepada patung yang didirikan oleh organisasinya itu. “Terserah mereka berkomentar apa. Ini kan hanya patung,” ujarnya. Seharusnya, lanjut Ron, ipatung tersebut menjadi citra yang baik bagi Indonesia. “Karena Obama bangga pernah tinggal dan sekolah di di sini. Bahkan dia menyebutkan hal tersebut dalam bukunya,” tutur Ron.
Guru dan SD Besuki pun menurutnya merasa sangat bangga. "Patung ini dirancang untuk menginspirasi anak-anak Indonesia, untuk memberitahukan bahwa mereka bisa menjadi orang yang mereka inginkan," kata Ron. Dia ingin, anak-anak melihat patung ini dan berkata 'wow. “Dia pernah bermain di sekitar sini dan sekarang dia pemimpin dunia," lanjutnya. Dia juga mendapat kabar dari adik Obama, Maya Soetoro, kalau Maya dan Obama sangat tersentuh dengan pemasangan patung ini. “Obama sudah mendengar kabar tentang patung tersebut,” ungkapnya.
Menurut Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Ery Basworo, patung tersebut dibuat oleh pihak swasta yaitu Yayasan Friend of Obama, sedangkan izin pembangunannya dikeluarkan oleh Pemda. Pemda akunya tak mengeluarkan anggaran apapun. Menurutnya memasang patung itu tidak masalah. “Justru ini menggambarkan persahabatan dan hubungan baik antara Amerika-Indonesia,” tuturnya.
Walikota Jakarta Pusat Sylviana murni menyatakan, patung tersebut menggambarkan semangat anak-anak untuk meraih mimpi-mimpinya. “Obama hanya personifikasi akan seorang anak yang berhasil,” tuturnya. Menurutnya, pemilihan Taman Menteng sebagai tempat tinggal patung tersebut adalah tempat paling tepat. “Karena taman itu sangat bagus dan representatif,” ujarnya.
Anggota grup Facebook 'Turunkan Patung Obama” lainnya Abi Hasantoso menyatakan, penempatan patung Obama di Taman Menteng adalah sebuah kesalahan. "Si Barry itu anak Menteng Dalem, Jakarta Selatan. Bukan anak Menteng, Jakarta Pusat. Jadi gak pantes patungnya ada di Taman Menteng, Jakarta Pusat. Pantasnya, di Taman Pasar Rumput," ujarnya. Lagipula menurut sejumlah facebooker, kalau memang patung tersebut harus dibuat, sebaiknya ditempatkan di halaman SD Besuki, bukannya di ruang publik seperti Taman Menteng.
Patung yang pertama didirikan di dunia ini, memiliki tinggi dua meter dan terbuat dari perunggu. Patung tersebut menggambarkan Obama pada usia 10 tahun, ketika ia tinggal di Jakarta dengan ibunya Ann Dunham-Soetoro, ayah tiri Obama, Lolo Soetoro dan adik tirinya, Maya. Patung Obama tersebut dirancang oleh Edi Chaniago, seorang Pematung Ancol dan diresmikan pada Kamis(10/12). c09/rin
Grup yang baru dibuat beberapa hari tersebut, sudah disesaki oleh 3.555 anggota. Mereka umumnya menghujat pemerintah yang memberikan izin dibangunnya patung Obama di taman tersebut. Pembuat grup tersebut, Heru Nugroho dalam grup tersebut menyatakan, Republik Indonesia mempertanyaan alasan pendirian patung tersebut. “Apa visi dari pembangunan monumen Barack Obama? Adakah manfaatnya bagi masyarakat?” ujarnya pada laman situs tersebut.
Menurutnya, Barack Obama mungkin memang pernah menjalani masa kecil di sebuah rumah di bilangan Menteng Jakarta Pusat dan mengukir sejarah sebagai Presiden Amerika. “Akan tetapi Barack Obama adalah seorang warga negara Amerika. Dirinya bukan siapa-siapa bagi sejarah bangsa Indonesia yang berdaulat dan berjati diri sebagai bangsa merdeka,” katanya.
Dia merasa, Barack Obama tidak (atau belum) memiliki kontribusi yang penting untuk Bangsa Indonesia. “Jika boleh dibilang, Obama hanya pernah numpang makan dan berak di Menteng saja. Selanjutnya hari harinya adalah kehidupan sebagai orang Amerika,” tuturnya. Menurutnya, Monumen Barack Obama di Taman Menteng harus segera dibongkar dan diturunkan, karena tidak harmonis dengan warna dan wajah keindonesiaan. “Bukankah masih banyak pahlawan-pahlawan Indonesia yang layak mendapatkan penghargaan itu, satu contoh misalnya adalah Bung Ali Sadikin,” ujar Heru.
Sejumlah anggota grup Facebook tersebut juga mengajukan nama-nama orang Indonesia yang lebih pantas dibikinkan monumen. Mulai dari Suharto, Benjamin Sueb, Mbah Surip, Prita hingga tokoh-tokoh yang terkait penyalahgunaan dana Bank Century. “Masih banyak tokoh-tokoh Indonesia yang layak dibanggakan dan dikenang jasanya oleh bangsa Indonesia. Dan jelas Barrack Obama tidak termasuk didalamnya,” ujar salah satu anggota grup tersebut, Winda Agustine.
Menanggapi banyaknya penolakan yang ditujukan terhadap pendirian monumen tersebut, Ketua Yayasan Friends of Obama, Ron Muller sangat menyayangkannya. “Saya rasa ini menyedihkan. ada sedikit orang dari banyak orang yang mendukung patung ini,” katanya. Menurutnya, ini bukan patung Presiden AS, tapi patung anak kecil yang pernah bersekolah dan tinggal di Indonesia. “Yang suka makan bakso, sate, dan nasi goreng,” ujarnya.
Ron menghargai komentar negatif yang ditujukan sejumlah orang kepada patung yang didirikan oleh organisasinya itu. “Terserah mereka berkomentar apa. Ini kan hanya patung,” ujarnya. Seharusnya, lanjut Ron, ipatung tersebut menjadi citra yang baik bagi Indonesia. “Karena Obama bangga pernah tinggal dan sekolah di di sini. Bahkan dia menyebutkan hal tersebut dalam bukunya,” tutur Ron.
Guru dan SD Besuki pun menurutnya merasa sangat bangga. "Patung ini dirancang untuk menginspirasi anak-anak Indonesia, untuk memberitahukan bahwa mereka bisa menjadi orang yang mereka inginkan," kata Ron. Dia ingin, anak-anak melihat patung ini dan berkata 'wow. “Dia pernah bermain di sekitar sini dan sekarang dia pemimpin dunia," lanjutnya. Dia juga mendapat kabar dari adik Obama, Maya Soetoro, kalau Maya dan Obama sangat tersentuh dengan pemasangan patung ini. “Obama sudah mendengar kabar tentang patung tersebut,” ungkapnya.
Menurut Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Ery Basworo, patung tersebut dibuat oleh pihak swasta yaitu Yayasan Friend of Obama, sedangkan izin pembangunannya dikeluarkan oleh Pemda. Pemda akunya tak mengeluarkan anggaran apapun. Menurutnya memasang patung itu tidak masalah. “Justru ini menggambarkan persahabatan dan hubungan baik antara Amerika-Indonesia,” tuturnya.
Walikota Jakarta Pusat Sylviana murni menyatakan, patung tersebut menggambarkan semangat anak-anak untuk meraih mimpi-mimpinya. “Obama hanya personifikasi akan seorang anak yang berhasil,” tuturnya. Menurutnya, pemilihan Taman Menteng sebagai tempat tinggal patung tersebut adalah tempat paling tepat. “Karena taman itu sangat bagus dan representatif,” ujarnya.
Anggota grup Facebook 'Turunkan Patung Obama” lainnya Abi Hasantoso menyatakan, penempatan patung Obama di Taman Menteng adalah sebuah kesalahan. "Si Barry itu anak Menteng Dalem, Jakarta Selatan. Bukan anak Menteng, Jakarta Pusat. Jadi gak pantes patungnya ada di Taman Menteng, Jakarta Pusat. Pantasnya, di Taman Pasar Rumput," ujarnya. Lagipula menurut sejumlah facebooker, kalau memang patung tersebut harus dibuat, sebaiknya ditempatkan di halaman SD Besuki, bukannya di ruang publik seperti Taman Menteng.
Patung yang pertama didirikan di dunia ini, memiliki tinggi dua meter dan terbuat dari perunggu. Patung tersebut menggambarkan Obama pada usia 10 tahun, ketika ia tinggal di Jakarta dengan ibunya Ann Dunham-Soetoro, ayah tiri Obama, Lolo Soetoro dan adik tirinya, Maya. Patung Obama tersebut dirancang oleh Edi Chaniago, seorang Pematung Ancol dan diresmikan pada Kamis(10/12). c09/rin
302 reads
Isi Komentar





potret wajah oknum pemerintah yang tidak nasionalis. tapi kok bisa menjabat ya?
Balasgak obama, gak diponegoro... gak usah bikin patung di mana-mana.. kaya negara penyembah berhala aja.
BalasBener bener ya...negara gw tercinta...kaya ga punya pahlawan nasional aja, yg dari kecil makan susah hidup susah tapi bisa jadi orang besar yg manfaat buat negri sendiri...oh indonesiakuuu...udah majang patung...obama pula...ade ade aje yeee...
Balasdari pada pasang patung obama, jauh kemana-mana lebih baik diriin patung prita mulyasari, yang jelas2 sebagai simbol perlawanan kaum perempuan atas ketidakadailn hukum di negeri ini
Balassalam,
http://bakudara.com/2009/12/19/patung-obama/
Heran deh dengan fenomena pembangunan patung tersebut, hal2 yang bersifat simbolik dan ngga berguna kayak gitu masih aja dipelihara..
BalasApa sih kepentingannya pemerintah Indonesia khususnya Pemerintah DKI itu atas pemberian ijin terhadap pembangunan tokoh pemimpin negeri pembantai umat itu?