JJ Rizal Bantah Keterangan Polisi
Selasa, 08 Desember 2009 05:51 WIB
JAKARTA—-Korban salah tangkap yang diikuti tidakan kekerasan oleh polisi, JJ Rizal, membantah anggapan bahwa dia menghindar saat hendak diperiksa anggota Polsek Beji, Depok, Jabar. Menurut dia, anggapan itu sama sekali tidak benar.
"Tidak ada itikad polisi untuk mengkonfirmasi secara baik-baik. Yang ada mereka malah langsung menyergap saya,” ujarnya, Senin (7/12) di Depok.
Sergapan itu kemudian diikuti oleh tindakan kekerasan dari keempat pria berpakaian preman. "Saat saya teriak minta tolong, barulah seorang anggota memberitahukan identatasnya kepada saya. Saat itulah saya baru tahu keempat orang itu benar anggota polisi,” tambahnya.
Ia menambahkan, apa yang dilakukan polisi sama sekali tidak memperlihatkan profesionalisme dalam menangani seorang yang masih disangka sebagai pelaku kejahatan. ”Mana tata krama polisi dalam menangani seorang yang masih dicurigai? Oleh sebab itulah saya melaporkan masalah ini agar di kemudian hari tidak terjadi tindakan serupa,” jelasnya
Sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya mengatakan bahwa JJ Rizal tidak memperlihatkan itikad baik ketika hendak diperiksa anggota Polsek Beji. Menurut versi dari keempat polisi itu, tutur Boy, saat mereka lagi jaga di sekitar tempat konser Margo City, mereka mendengar teriakan maling dari warga terhadap korban.
Mendengar teriakan itu, anggota polisi mencoba mengamankan korban dari amukan warga. "Saat polisi hendak memeriksa, korban menolak,” kilah Boy. c02/rif
"Tidak ada itikad polisi untuk mengkonfirmasi secara baik-baik. Yang ada mereka malah langsung menyergap saya,” ujarnya, Senin (7/12) di Depok.
Sergapan itu kemudian diikuti oleh tindakan kekerasan dari keempat pria berpakaian preman. "Saat saya teriak minta tolong, barulah seorang anggota memberitahukan identatasnya kepada saya. Saat itulah saya baru tahu keempat orang itu benar anggota polisi,” tambahnya.
Ia menambahkan, apa yang dilakukan polisi sama sekali tidak memperlihatkan profesionalisme dalam menangani seorang yang masih disangka sebagai pelaku kejahatan. ”Mana tata krama polisi dalam menangani seorang yang masih dicurigai? Oleh sebab itulah saya melaporkan masalah ini agar di kemudian hari tidak terjadi tindakan serupa,” jelasnya
Sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya mengatakan bahwa JJ Rizal tidak memperlihatkan itikad baik ketika hendak diperiksa anggota Polsek Beji. Menurut versi dari keempat polisi itu, tutur Boy, saat mereka lagi jaga di sekitar tempat konser Margo City, mereka mendengar teriakan maling dari warga terhadap korban.
Mendengar teriakan itu, anggota polisi mencoba mengamankan korban dari amukan warga. "Saat polisi hendak memeriksa, korban menolak,” kilah Boy. c02/rif
54 reads
Isi Komentar





Keterangan keempat polisi sudah jelas tdk masuk akal, kecuali akal dari atasannya saja.
BalasPolisi kita memang hebat, orang yg baru tersangka boleh digebukin atau di bantai seperti tersangka teroris .tapi anehnya Angodo adiknya anoman bebas berkeliaran walau dia mengakui semua rekaman yg diputar di MK. kalau mau naik pangkat jangan menghalalkan segala cara atau mau masuk pencara /neraka.
Balas