Jumat, 25 Jumadil Akhir 1435 / 25 April 2014
find us on : 
  Login |  Register
Home > >

Air di Danau Toba Tercemar Sampah dan Kotor

Kamis, 27 Januari 2011, 17:42 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN--Ketua Harian Badan Koordinasi Pengelolaan Ekosistem Kawasan Danau Toba, Edward Simanjuntak, mengatakan, air di objek wisata utama di Sumatera Utara itu cukup kotor, sehingga enceng gondok banyak muncul di permukaan danau.

Di sela-sela rapat evaluasi dan koordinasi Badan Koordinasi Pengelolaan Ekosistem Kawasan Danau Toba (BKPEKDT) dengan kabupaten/kota di sekitar kawasan Danau Toba di Medan, Kamis, ia mengatakan, enceng gondok itu merupakan tumbuhan yang sering muncul di daerah yang airnya kotor.

"(Dengan munculnya enceng gondok) orang yang mengerti akan tahu pasti kalau air Danau Toba itu kotor," katanya.

Menurut Edward, cukup bayak faktor yang menyebabkan kotornya air Danau Toba yang merupakan salah satu lokasi wisata andalan di Sumut itu.

Ia mencontohkan keberadaan keramba ikan, limbah hotel dan restoran yang banyak terdapat di pinggiran Danau Toba, usaha aquafarm, dan curahan air hujan yang membawa sampah dari pemukiman warga.

Demikian juga dengan limbah hotel dan restoran yang dibuang ke Danau Toba harus dihentikan dengan memberdayakan Badan Lingkungan Hidup atau Dinas Kebersihan setempat.

Aparatur pemerintahan di sekitar kawasan Danau Toba harus dapat melakukan inovasi dalam menanggulangi limbah dan sampah dari hotel dan restoran yang jumlahnya cukup banyak. Ia mencontohkan pemanfaatan sampah untuk kepentingan ekonomi.

"Sampah plastik dapat dibersihkan dan dijual. Sedangkan sampah nonplastik ditanam untuk dijadikan kompos. Yang penting, pihak hotel dan restoran harus dilibatkan," katanya.


Redaktur : Stevy Maradona
Sumber : Antara
Seorang wanita masuk neraka karena mengikat seekor kucing tanpa memberinya makanan atau melepaskannya mencari makan dari serangga tanah((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  FRITZ Selasa, 8 Maret 2011, 11:48
Kalo Danau Toba sudah kotor, sudah tidak layak lagi, yah, ditutup saja, ditimbujn dengan tanah.
  turnip Minggu, 13 Februari 2011, 17:41
tolong smua kerambah ikannya yg buat tercemar Tao TOBA nauli
  wandezz Senin, 7 Februari 2011, 10:00
D.toba satu2nya yg pling indah di samosir
tpi bisa ajja pemerintah stempat hanya mengandalkan cuek aja....
  masTik Jumat, 4 Februari 2011, 10:24
Eceng gondok tidak dapat tumbuh dengan subur dalam air yang kotor...yang betul dia tumbuh subur dalam air yang mempunyai kandungan hara tinggi. Salah satu sebab kandungan hara dalam air tinggi adalah pencemaran limbah rumah tangga, pertanian, industri dll. Eceng gondok dapat dimanfaatkan sebagai pupuk & makanan ternak
  fajaridho Jumat, 28 Januari 2011, 10:51
hmm kl danau toba tercemar sebaik nya pemerintah harus berkerja lebih ekstra untuk membersih kan danau toba itu . . .

sekian dan terima kasih hahaha:D

  VIDEO TERBARU
Jumlah Pengunjung Meningkat, Ancol Terus Berbenah
JAKARTA -- Sebagian besar warga Jakarta kebanyakan habiskan libur panjang keluar kota. Meski begitu, wisata pantai Ibu Kota tak kehilangan pesonannya. Seperti pantai di...