Sunday, 26 Zulqaidah 1435 / 21 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Pemberontak Nonton Bareng di Rumah Putra Qaddafi

Tuesday, 22 March 2011, 13:05 WIB
Komentar : 0
Telegraph
Gambar 1 Islana Saif Gaddafi
Gambar 1 Islana Saif Gaddafi

REPUBLIKA.CO.ID,LONDON - Para penghuni liar menjadi raja di rumah Saif al-Islam Qaddafi di London. Para pemberontak tidur di lantai atas rumah milik putra pimpinan Libya Muammar Qaddafi tersebut. Sedangkan di lantai bawah, air teh dituang di cangkir-cangkir porselin.

Sekelompok aktivis yang menyebut diri sebagai Topple the Tyrants (Jatuhkan Para Dikatator) itu memasuki rumah putra Qaddafi atas dasar solidaritas dengan revolusi Arab. Tapi, dekorasi dan fasilitas mewah rumah tersebut tidaklah digubris oleh mereka. Yang mereka hargai adalah layar televisi raksasa yang menghiasi setiap ruangan.

Mereka semua nonton bareng menyaksikan siaran Al-Jazeera. Di dapur modern, terlihat sejumlah pria Libya sedang mempersiapkan makan malam. Tidak jauh dari sana, teman-teman mereka duduk di sofa kulit berwarna putih sambil menonton berita televisi. Salah satu dari mereka berdiri dan pergi ketika ditayangkan gambar-gambar para pasien luka berat yang sedang dirawat di rumah sakit.

'Awalnya kami melompat-lompat gembira karena berhasil memasuki rumah ini', kata Oz yang menemani koresponden Radio Netherland berkeliling rumah tersebut. 'Kemudian datanglah para aktivis Libya yang juga sama antusiasnya. Namun begitu mereka menerima kabar dari tanah air dan menyaksikan gambar-gambar seperti itu, suasana segera berbalik. Sungguh menyedihkan apa yang mereka alami.''

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : www.rnw.nl
Dan dirikanlah shalat dan tunaikan zakat. Dan apa-apa yang kamu usahakan dari kebaikan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan. (QS.Al-Baqarah [2]:110)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gadai SK, Jadi Cerminan Masalah RUU Pilkada?
 MAKASSAR -- Belakangan ini banyak anggota DPRD terpilih yang menggadaikan SK. Terkaiy hal tersebut pakar komunikasi politik Effendi Gazali menilai itu sebuah hal...