Kamis, 27 Ramadhan 1435 / 24 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Satu Tentara Saudi Ditembak Mati di Bahrain

Selasa, 15 Maret 2011, 19:43 WIB
Komentar : 0
AP
Demonstran melarikan diri dari gas air mata yang ditembakkan polisi di Manama, Ahad (13/3).
Demonstran melarikan diri dari gas air mata yang ditembakkan polisi di Manama, Ahad (13/3).

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO – Pejabat keamanan Saudi menyatakan satu tentaranya, telah ditembak mati oleh seorang demonstran di ibu kota Bahrain, Manama. Tentara itu adalah anggota pasukan Saudi yang dikirim untuk menghadapi kerusuhan dipicu penentangan kaum Syiah terhadap pemerintah.

Pejabat Saudi menyatakan penembakan terjadi pada Selasa (15/3) ketika satu orang dari kerumunan massa unjuk rasa menembak tentara Saudi tersebut.

Si korban bernama Ahmed al Raddafi, ujar pejabat, berpangkat sersan di militer Saudi. Selain itu, tak ada detail lebih lanjut yang bisa diperoleh.

Pejabat yang bersangkutan juga tak ingin diungkap namanya karena mengaku tak memiliki wewenang untuk berbicara dengan media.

Pasukan kuat dari Arab Saudi sejumlah 10 ribu orang dan juga anggot Dewan Kerjasama Teluk tiba di Bahran pada Senin (14/3) lalu.

Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber : AP
Senyummu kepada saudaramu merupakan sedekah, engkau memerintahkan yang ma’ruf dan melarang dari kemungkaran juga sedekah, engkau menunjukkan jalan kepada orang yang tersesat juga sedekah, engkau menuntun orang yang berpenglihatan kabur juga sedekah, menyingkirkan batu, duri, dan tulang dari jalan merupakan sedekah((HR Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Buka Puasa Bersama Obama Diwarnai Seruan Boikot
WASHINGTON -- Acara buka puasa tahunan di Gedung Putih diwarnai seruan boikot, sebagai bentuk protes kebijakan pemerintahan Obama terhadap konflik di Gaza. Selengkapnya...